MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Mei 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Senja Akhir Pekan di Kampung Jawa

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
3 November 2024
in Cerita
0

Matahari terbenam di laut Kampung Jawa, Banda Aceh, Sabtu (3/11/2024) | foto: Ichsan Maulana

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Seumpama semut. Begitulah pemandangan orang-orang di atas batu pemecah ombak dan jalanan tepi laut Kampung Jawa, Banda Aceh, Sabtu (3/11/2024) petang.

Saban akhir pekan, lazimnya warga kota bahkan pendatang, menghabiskan petang, menunggu senja, sembari bercerita dengan keluarga; teman, atau bahkan kekasih.

RelatedPosts

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

“Nanti habis makan buah, sampahnya dirapikan ya,” kata juru parkir.

Ia menghampiri empat perempuan muda, yang meriung di atas batu pemecah ombak. Coklat, hitam, merah jambu, dan tosca warna pakaiannya. Melahap semangka lengkap dengan bumbu. Empat sekawan ini merujak.

“Baik, bang,” jawab salah seorang. Disertai anggukan serempak.

“Untuk uang parkir, dua ribu per motor,” tagihnya.

Juru parkir tersebut lantas bergegas. Ia turun ke badan jalan. Merapikan motor yang tata letaknya dianggap belum benar. Setiap motor yang hadir, posisi parkirnya diarahkan lurus mengikuti bahu jalan. Bukan serong.

Langkah ini untuk meminimalisir kemacetan. Sudah menjadi rahasia umum, setiap petang akhir pekan, jalan tepi pantai Kampung Jawa ramai adanya. Selain jalan relatif kecil, kondisi aspal di bagian tepi yang terkelupas, makin menyempitkan ruang laju kendaraan.

Sampah lidi (tusuk) siomay di celah batu pemecah ombak Kampung Jawa | foto: Ichsan Maulana

Sejurus kemudian, ia kembali ke atas batu pemecah ombak. Mengutip uang parkir di setiap kumpulan orang-orang.

Mai (31) tahun, tampak bercengkrama dengan buah hatinya. Sembari menyuapi kue kepada ‘mawar mungil’ berusia tiga tahun. Ibu rumah tangga tersebut mengaku, tidak setiap akhir pekan menghabiskan waktu di tepi laut Kampung Jawa.

“Jarang, hanya sesekali. Sebenarnya sedikit malas, karena pas pulang biasanya di sini macet,” ujarnya.

Ia memilih maklum kondisi tersebut. Pikirnya sederhana, karena akhir pekan. Intesitas orang-orang melepas penat secara bersamaan, dianggapnya wajar membuat lalu lintas di sana macet. Apalagi jalan juga tak lebar.

Warga yang berdomisili di Lingke itu, hanya khawatir soal kebersihan. Menurutnya, perlu kesadaran bersama, bertanggung jawab atas sampah masing-masing. Sumbernya dari makanan atau jajanan yang dibawa.

“Paling banyak lidi siomay, atau tusuk gorengan. Akan susah dibersihkan karena masuk di celah-celah batu. Tentu menganggu pandangan, saat duduk,” nilai Mai.

Tidak jauh darinya, pemandangan tampak lebih berwarna. Sejoli terlihat sedang memadu kasih, merayakan kasmaran. Sementara di langit, matahari berangsur-angsur menuju terbenam.

Rona jingga dominasi pandangan. Orang-orang sigap dengan gawai. Memotret senja mencium cakrawala.

Lantunan tilawatil quran bergema dari pengeras suara masjid-masjid sekitar. Pertanda magrib segera tiba. Orang-orang bergegas pulang. Tak sedikit pula yang tak beranjak.

Tags: Banda AcehDestinasi WisataDisbudpar AcehGampong Jawasunset
Previous Post

Israel Lancarkan 109 Serangan Udara ke Lebanon 24 Jam Terakhir

Next Post

Luas Panen dan Produksi Padi di Aceh Meningkat

Related Posts

Satpol PP Perketat Pengawasan Underpass Beurawe Usai Pencurian Kabel

by Riska Zulfira
7 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kota Banda Aceh meningkatkan pengawasan di kawasan underpass...

Owner Daycare di Banda Aceh Minta Maaf

by Riska Zulfira
30 April 2026
0

MASAKINI.CO – Owner Daycare BD, Husaini, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para orang tua, atas keresahan yang ditimbulkan dari...

Terdakwa Kasus Ujaran Kebencian di TikTok Disidangkan

by Riska Zulfira
30 April 2026
0

MASAKINI.CO – Sidang perdana kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial digelar di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Kamis (30/4/2026). Sidang...

Next Post

Luas Panen dan Produksi Padi di Aceh Meningkat

Jamu Persik, PSM Makassar Siapkan Kado Ulang Tahun

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...