MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Februari 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kadisbupar Aceh Bangga, Siswa MTsS Ulumul Quran Raih Juara LCCM Nasional

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
8 November 2024
in Daerah
0
Kadisbupar Aceh Bangga, Siswa MTsS Ulumul Quran Raih Juara LCCM Nasional

Tiga siswa MTsS Ulumul Quran Kota Banda Aceh, meraih juara pertama Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) 2024 tingkat nasional. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal mengaku bangga terhadap tiga siswa MTsS Ulumul Quran Kota Banda Aceh yang berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) 2024 tingkat nasional.

Ketiga siswa yang menoreh prestasi itu adalah Faradisil Jinan, Muhammad Alfisyah Basri, dan Aisyah Ariiqah Anwar. Dalam babak final lomba, mereka mewakili Provinsi Aceh berhasil mengalahkan DKI Jakarta yang meraih juara 2 dan Provinsi Sulawesi Tengah juara 3.

RelatedPosts

Sore Ramadan, Warga Serbu Pasar Takjil Lambaro

Road to Banda Aceh 821, RSUD Meuraxa Gelar Sunat Massal

Wali Kota Banda Aceh Instruksikan Pelayanan Publik dan Penguatan Syariat Islam Optimal Selama Ramadan

Prestasi gemilang ini merupakan pencapaian yang membanggakan, baik bagi Aceh maupun bagi dunia pendidikan di Indonesia. Atas torehan itu, ketiga pelajar tersebut diberi hadiah tiket gratis masuk Museum Aceh seumur hidup dari Disbudpar Aceh melalui UPTD Museum Aceh.

Selain itu, ketiga siswa akan menjadi mentor untuk pelajar lainnya dalam program ‘belajar bersama museum’.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya usaha dan kerja keras yang telah ditunjukkan oleh para santri MTsS Ulumul Quran Banda Aceh. Prestasi ini membuktikan bahwa anak muda Aceh tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga dapat unggul di kancah nasional di bidang sejarah, budaya dan pendidikan,” kata Almuniza Kamal.

“Ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Aceh dan diharapkan akan menginspirasi generasi muda lainnya untuk lebih mencintai sejarah dan kebudayaan,” tambahnya, saat menerima kunjungan para pemenang LCCC tingkat nasional di Kantor Disbudpar Aceh, Jumat (8/11/2024).

Disbudpar Aceh melalui UPTD Museum Aceh juga berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bertujuan mengembangkan minat dan bakat generasi muda Aceh dalam bidang kebudayaan dan sejarah.

Melalui dukungan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak generasi muda Aceh yang tertarik dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan budaya dan museum baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Atas nama Pemerintah Aceh, selamat kepada para siswa-siswi atas prestasi yang membanggakan ini dan jangan cepat puas serta teruslah tingkatkan belajarnya. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi santri dan siswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pelestarian budaya dan sejarah bangsa,” harapnya.

Kepala UPTD Museum Aceh, Mudha Farsyah menambahkan LCCM tahun ini mengusung Tema ARUNIKA (Asah Rasa Untuk Generasi Muda Berbudaya). Lomba tersebut diikuti oleh 108 peserta dari 36 Provinsi se-Indonesia. Acara tahunan ini digelar dari tanggal 2-5 November 2024 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.

Sebelum melaju ke babak nasional Faradisil Jinan, Muhammad Alfisyah Basri dan Aisyah Ariiqah Anwar telah ditempa melalui beberapa tahapan sejak seleksi di tingkat provinsi, pembekalan dan latihan hingga pendampingan di tingkat nasional yang dilakukan Museum Aceh selama tiga bulan.

“Alhamdulillah ini merupakan prestasi yang membanggakan dan membuktikan bahwa Aceh dapat bersaing bahkan unggul di ajang bergengsi level nasional di bidang sejarah, budaya dan permuseuman. Selamat kepada ketiga siswa-siswi MTsS Ulumul Quran Kota Banda Aceh yang telah berhasil memboyong piala bergilir Mahavidya,” katanya.

Aisyah Ariiqah Anwar menceritakan mereka sempat merasa kesusahan dalam hafalan yang dibebankan guru pendamping di sekolah. Namun berkat usaha dan sungguh-sungguh dalam belajar perjuangan mereka tak sia-sia.

“Kami mendapatkan (prestasi) ini karena usaha kami. Setiap siang selalu belajar. Kalau mau berhasil kuncinya ya harus belajar dan kami tidak boleh mempermalukan daerah, sehingga kami bertekad harus mengharumkan Aceh di kancah nasional,” ujarnya.

“Terima kasih kepada pihak museum Aceh, kepala sekolah, guru-guru kami dan orang tua kami telah mendukung kami sampai di titik ini. Alhamdulillah, karena dukungannya kami telah berhasil memenangkan kompetensi,” tambah Aisyah.

Sekadar informasi, pada LCCM tingkat nasional tahun 2023, Provinsi Aceh meraih juara 2. Tim dari Provinsi Aceh diwakili oleh siswa-siswi MTsN 1 Banda Aceh. Juara pertama diraih DKI Jakarta dan ketiga dari DI Yogyakarta.

Tags: Disbudpar AcehMTsS Ulumul Quran Kota Banda AcehMuseumsiswa
Previous Post

Anak Korban Kekerasan di Kota Sabang Dilindungi di Banda Aceh

Next Post

Rektor UIN Ar-Raniry: Pemimpin Aceh Harus Prioritaskan Pendidikan dan Agama

Related Posts

Aceh Ramadhan Festival 2026 Kembali Masuk KEN

Aceh Ramadhan Festival 2026 Kembali Masuk KEN

by Redaksi
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Event tahunan Aceh Ramadhan Festival kembali masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia....

Disdik Aceh Perketat Aturan Gawai, Demi Konsentrasi Siswa dan Profesionalitas Guru

Disdik Aceh Perketat Aturan Gawai, Demi Konsentrasi Siswa dan Profesionalitas Guru

by Aininadhirah
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengeluarkan surat edaran baru Nomor: 100.3.4/1772/2026 terkait aturan penggunaan gawai di lingkungan sekolah....

Aceh Street Food Festival 2025: Merayakan Cerita di Balik Rasa

by Redaksi
26 November 2025
0

MASAKINI.CO - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh kembali menggelar Aceh Street Food Festival (ASFF) 2025 dengan mengangkat tema inspiratif,...

Next Post

Rektor UIN Ar-Raniry: Pemimpin Aceh Harus Prioritaskan Pendidikan dan Agama

Debut Tak Disangka Akmal Juanda

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co