MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, September 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Bulan Madu Tertunda di Bukit Soeharto

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
11 November 2024
in Cerita
0

Sejoli menikmati makanan dengan panorama alam Aceh Besar. | foto: dok pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Haikal dan Aida sudah sehari tiba di Banda Aceh. Mereka menunaikan bulan madu yang tertunda. Mumpung sedang senggang, keduanya memutuskan meninggalkan tempat asal, Aceh Barat Daya (Abdya).

Bulan madu versi mereka sederhana. Berwisata ke Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Pasutri ini mencari informasi dari Instagram dan TikTok. Satu konten lewat di beranda. Panorama laut dan rindangnya bukit, mengoda keduanya untuk bertandang.

RelatedPosts

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

Tempat yang dimaksud adalah Bukit Soeharto. Berada di Gampong Lamreh, Aceh Besar. Lepas zuhur, mereka bertolak dari Jeulingke. Selama di Banda Aceh, pasutri ini tinggal di rumah keluarga, yang hanya ditempati saat bertandang ke ibukota Aceh.

Jarak 49 Km ditempuh. Cuaca terik di langit Aceh, tidak meredupkan hasrat berwisata. Pukul 14.00 WIB, Haikal – Aida tiba di Bukit Soeharto. Setelah parkir mobil, langsung ke titik bukit tertinggi.

Hamparan laut biru mempesona pandangan. Hijaunya pepohonan membuat cuaca yang terik, terasa rindang. Keduanya tertegun, menyaksikan keindahan alam Aceh Besar yang menakjubkan dari ketinggian.

“Wah, luar biasa. Gak rugi kita kemari. Ternyata yang di konten dengan aslinya sama,” ucap Aida.

Baginya hal tersebut sesuatu. Sebab banyak objek wisata, seiring dengan masifnya branding dan promosi, keindahan di konten, mengundang kecewa secara realitas. Itulah mengapa, ia memilih Aceh untuk menikmati alam. Konon masih sangat alami.

“Sebenarnya lebih dekat ke Medan dari rumah kami, ketimbang ke Banda Aceh atau Aceh Besar. Cuma karena tujuannya keindahan alam, tetap ke Aceh. Ke Medan, surganya shopping. Beda keperluan,” akunya.

Panorama laut dan Pelabuhan Malahayati dari atas Bukit Soeharto, Lamreh, Aceh Besar. | foto: dok pribadi

Abdya ke Medan, 186 Km jarak tempuh. Sedangkan Abdya ke Banda Aceh, 279 Km perjalanan.

Haikal mengangguk, menjawab singkat. Tanda sepandangan dengan istri. Sejurus kemudian, gawai masing-masing dikeluarkan dari saku.

“Foto di sini,” pinta Istri.

Dengan sigap. Sebagai suami yang baik, Haikal mengikuti permintaan tersebut. Sejumlah pose istrinya, telah mengisi galeri gawai. Momen itu terasa istimewa karena perut buncit Aida.

Istrinya sedang mengandung calon buah hati pertama dari pernikahan mereka. Usia janin sudah berjalan tujun bulan. “Ini memang disempatkan untuk berlibur. Tak lama lagi, insyaallah akan lahiran,” ujar Haikal.

Keduanya terbilang sibuk. Sehari-hari, Haikal mencari rezeki dari usaha dagang tekstil. Sementara istrinya, berprofesi sebagai nakes. Maka berlibur, tidak pernah mudah ditentukan keduanya.

“Nanti kalau udah ada bayi, pasti tidak mungkin langsung jalan-jalan lagi. Berlibur seperti ini, juga bagian dari membahagiakan istri, yang sedang berjuang mengandung buah hati kami,” ungkapnya.

Mata telah termanjakan. Keduanya meninggalkan titik foto. Sekarang waktunya memanjakan lidah. Menganjal perut.

‘Sepasang’ kelapa muda telah tiba di mejanya. Lengkap dengan nugget dan kentang goreng. Segarnya air kelapa, meredakan dahaga di tengah cuaca terik. Mereka duduk di Zul Sunset.

Sembari mencicipi makanan, tempat makan mereka berhadapan dengan laut. Tembok dan bagunan besi Pelabuhan Malahayati terlihat gagah dari kejauhan. Menyempurnakan liburan dari bulan madu tertunda pasutri ini.

“Kami tidak menunggu sunset, langsung pulang,” ujar Haikal.

Pukul 17.00 WIB, mereka bergegas kembali. Ada pamali yang mereka jaga. Kata orangtua dulu, tidak baik ibu hamil pulang magrib.

Sebab itulah, mereka tak menunggu senja. Meskipun, senja di Bukit Soeharto sudah masyhur, temaram mengundang rindu untuk kembali.

Tags: Aceh BesarBukit SuhartoeDestinasi Wisata Aceh BesarLamreh
Previous Post

Peringati Hari Pahlawan, BRI Salurkan Beasiswa Bagi Anak TNI dan Polri

Next Post

Lagi, Warga Pintu Rime Gayo Terluka Diserang Gajah Liar

Related Posts

Mahasiswa USK Edukasi Warga Rumpet tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

by Redaksi
13 September 2026
0

MASAKINI.CO – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Syiah Kuala (USK) bersama mahasiswa KKN memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat...

Api Lahap 3 Hektare Lahan Rumbia di Aceh Besar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

by Ahmad Mufti
28 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan rumbia terjadi di Gampong Leugeu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (28/8/2026). Api menghanguskan sekitar...

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

Next Post
Mahout di CRU Cot Girek Diserang Gajah Liar

Lagi, Warga Pintu Rime Gayo Terluka Diserang Gajah Liar

USK Petakan Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiwa Baru

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...