MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, September 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Pesona Lhok Gop Diantara Dua Rahasia

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
15 November 2024
in Cerita
0

Jernihnya sungai Lhok Gop, Pidie Jaya, Aceh. | foto: dok pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Rindangnya pepohonan besar, menyambut kedatangan sepuluh anak muda yang memarkir motor. Tepat di dekat pohon tersebut. Mereka baru saja tiba di Lhok Gop, Pidie Jaya, Aceh.

Lantas bergegas, menuruni sedikit saja bukit. Gemerincik air menyambut kedatangan Aulia, Khalidin, Azhari, Boy, Arrazi, Ikram, Islahul, dan Muhib.

RelatedPosts

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

Mereka para dewan guru dari Dayah MUDI Mesra Samalanga, Bireuen. Dua yang lain, teman mereka dari Dayah di Batee Iliek.

Lelahnya empat puluh lima menit perjalanan, seketika sirna. Manakala nuansa sejuk membelai pori-pori tubuh. Hijaunya air sungai, menandakan airnya dalam. Pagi itu, kebetulan matahari malu-malu, mendung.

“Kami punya agenda rutin, setiap sebulan sekali insyaallah tamasya, biar rileks,” ungkap Aulia, kepada masakini.co.

Rindangnya pohon nan hijaunya alam Lhok Gop, Pidie Jaya, Aceh. | foto: dok pribad

November 2024, Lhok Gop menjadi destinasi pilihan yang disepakati. Para teungku (ustadz) ini merasa nyaman di Lhok Gop, karena sunyi.

Dua dari mereka langsung menceburkan diri ke sungai. Dinginya air, membuat badan terasa segar. Sementara yang lain, bersiap memasak. Berbagi tugas. Mencari kayu untuk dibakar. Serta mencuci daging bebek sebagai menu utama.

Dari atas, air jatuh. Mengikuti lekuk badan sungai. Mengalir diantara bebatuan besar. Menciptakan pemandangan seolah-olah air terjun. Aulia, yang sudah sebelas tahun menuntut ilmu di MUDI, tak ingin melewati setiap momen di Lhok Gop.

“Sensasi Lhok Gop ada di situ, seolah-olah air terjun. Nyaman dan asri,” akunya.

Khalidin tampak sudah menemukan sejumlah kayu bakar. Kemudian ditumpuk di satu titik. Sementara Ikram dan Islahul, telaten merajang bawang, tomat, dll. Daging bebek pun, sudah bersih suci, dicuci Boy dan Azhari.

Makan bersama di objek wisata Lhok Gop, Pidie Jaya, Aceh. | foto: dok pribadi

Api dinyalakan. Beulangong atau wajan besar sudah siap. Beulangong itu adalah infentaris grup ini. Saban kali bertamasya, aset tersebut setia menemani.

Satu sama lain saling bergantian berenang, maupun melihat dan menjaga makanan lekas masak. Jelang zuhur, bebek telah siap untuk disantap. Lelahnya bermain air, membuat mereka lahap menikmati makanan.

“Kali ini alhamdulillah ditraktir Tgk Khalidin. Sedikit lama masak, karena apinya tidak stabil,” jelasnya.

Pemuda tersebut satu bilik (kamar santri) di Dayah. Memiliki sistem kas bersama. Saban kali bertamasya, urunan satu sama lain melancarkan perjalanan. Tak jarang yang rezekinya lagi banyak, memberi lebih, atau ditanggung oleh yang bersangkutan.

Lhok Gop hidup dalam dua arus cerita. Tentang kisah lagenda bahwa di situ, dihuni aulia (orang suci). Di sisi yang lain, Lhok Gop juga tempat penting dalam narasi konflik Aceh, saat masih berkecamuk. Sebab ini pula, Lhok Gop memantik rasa penasaran untuk bertandang.

Lhok Gop menjadi salah satu aset wisata Pidie Jaya dan Aceh. Sungai yang jernih, hutan yang hijau, menjadi komposisi utama sebagai wajah asri Lhok Gop.

Tags: Destinasi WisataDisbudpar AcehLhok GopPidie Jayawisata aceh
Previous Post

Indonesia Vs Jepang, Respek Raksasa Asia untuk Suporter Tuan Rumah

Next Post

BRI Raih Penghargaan Indonesia Women’s Empowerment Principles Awards 2024

Related Posts

Wamenpar Kunjungi PLTD Apung, Illiza Ceritakan Sejarah Kapal yang Terseret Tsunami

by Redaksi
14 September 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa mengunjungi Museum Kapal PLTD Apung di Gampong Punge Blang Cut, Banda...

ACF 2026 Hadirkan Kolaborasi 20 Komunitas, Satukan Kuliner hingga Kreativitas Aceh

by Aininadhirah
9 September 2026
0

MASAKINI.CO – Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 kembali hadir dengan konsep yang lebih luas. Tidak hanya menampilkan ragam kuliner khas...

Produk Kreatif Aceh Belum Mendunia, Promosi Jadi Tantangan Utama Pelaku Ekraf

by Riska Zulfira
21 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Produk ekonomi kreatif Aceh dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang, namun keterbatasan promosi masih menjadi kendala utama yang...

Next Post
BRI Raih Penghargaan Indonesia Women’s Empowerment Principles Awards 2024

BRI Raih Penghargaan Indonesia Women's Empowerment Principles Awards 2024

Harga Kebutuhan Dapur di Pasar Al-Mahirah Hari Ini

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...