MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Februari 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Perokok Anak di Banda Aceh Makin Marak, Illiza Diharapkan Perkuat Implementasi Qanun KTR

Riska Zulfira by Riska Zulfira
18 Desember 2024
in Daerah
0

Direktur The Aceh Institute, Muazzinah dalam diskusi pembahasan kebijakan KTR di Banda Aceh | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Direktur The Aceh Institute, Muazzinah mengungkapkan maraknya perokok anak di Kota Banda Aceh, terutama dari kalangan pelajar sekolah.

Fenomena ini dinilai bertentangan dengan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang diatur dalam Qanun Nomor 5 Tahun 2016.

RelatedPosts

Aceh Besar Raih Penghargaan BRIN, Nilai IDSD 2025 Tembus 3,80

Kanji Glee Taron, Paduan 44 Dedaunan Hutan yang Jadi Primadona Berbuka di Aceh Besar

Sambai Oen Peugaga, Kuliner Ramadan Penuh Khasiat

“Fenomena perokok anak sekolah masih sering kita temukan, biasanya mereka merokok sepulang sekolah,” ujar Muazzinah, Selasa (17/12/2024).

Menurutnya, faktor utama yang mendorong tingginya angka perokok anak adalah pengaruh lingkungan keluarga dan teman sebaya. Sering kali, anak diminta oleh orang tua atau anggota keluarga untuk membeli rokok.

Tanpa disadari, hal tersebut menjadi proses pembelajaran negatif bagi anak karena mereka akan mengenal lokasi, harga, hingga merek rokok.

“Selain dari keluarga, pengaruh teman sebaya juga menjadi faktor signifikan. Biasanya mereka merokok karena coba-coba atau rasa penasaran,” tambahnya.

Meski permasalahan ini masih menjadi tantangan besar, Muazzinah menaruh harapan tinggi pada kepemimpinan Wali Kota Banda Aceh mendatang, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Sebagai pencetus kebijakan KTR, Illiza diharapkan dapat memperkuat implementasi qanun tersebut agar lebih efektif.

“Kami optimis, dengan kepemimpinan Illiza kebijakan KTR akan lebih baik, beliau tentu akan konsisten memperkuat aturan ini,” kata Muazzinah.

Muazzinah juga memaparkan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat Banda Aceh terhadap kebijakan KTR telah mengalami peningkatan signifikan. Pada 2019 tingkat kepatuhan hanya mencapai 21,1 persen. Kini angka ini meningkat menjadi 45,3 persen pada 2023.

“Ini merupakan capaian positif, karena artinya edukasi tentang KTR sudah lebih dipahami oleh masyarakat,” ujarnya.

Namun demikian, pasar tradisional dan warung kopi masih menujukkan rendahnya tingkat kepatuhan oleh masyarakat.

“Ini tantangan yang harus diselesaikan agar Banda Aceh bisa menjadi contoh kota yang sehat dan bebas rokok,” pungkas Muazzinah.

Tags: Direktur The Aceh InstituteIlliza Sa'aduddin DjamalKawasan Tanpa RokokMuazzinahQanun KTR
Previous Post

Andalkan Trisula, Ikhtiar Tamiang United ke Final Soeratin U-15

Next Post

Jenderal Rusia Tewas Dalam Ledakan Bom di Moskow

Related Posts

Sidak RSUD Meuraxa, Wali Kota Instruksikan Pelayanan dengan Hati dan Senyuman

Isu Tinggalkan PPP, Illiza: Fokus Kerja Sebagai Wali Kota Banda Aceh

by Redaksi
3 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, memberikan penjelasan terkait isu yang menyebutkan dirinya akan meninggalkan Partai Persatuan...

Aroma Nilam Aceh Menggoda Dunia: Wali Kota Illiza Perkenalkan Identitas Baru di INACRAFT

by Ahmad Mufti
5 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, tampil sebagai pembicara di ajang INACRAFT 2025, Jakarta Convention Center (JCC),...

KHMA Korea Perkuat Kolaborasi Kesehatan dengan Banda Aceh

by Redaksi
30 September 2025
0

MASAKINI.CO – Asosiasi Manajemen Kesehatan Korea (KHMA), yang dipimpin oleh Ketua Kim In-won, mengumumkan pertemuan dengan Wali Kota Banda Aceh,...

Next Post

Jenderal Rusia Tewas Dalam Ledakan Bom di Moskow

Jelang UMPTKIN 2021, Ini yang Harus Dipersiapkan Peserta

Sepi Peminat, Sejumlah Prodi di UIN Ar-Raniry Terancam Tutup

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co