MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, November 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Makna Kopi di Balik Selebrasi Hamdi

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
23 Desember 2024
in Cerita, Olahraga
0

Andik Vermansah tersenyum menyaksikan selebrasi khas Ngopi Aceh ala Hamdi dan Amabel. | foto: Azin

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – “Bang, nanti kalau abang cetak gol, kita selebrasi minum kopi, ya,” kata Amabel Ramansyah.

Kalimat tersebut disampaikan kepada Miftahul Hamdi, seniornya di Persiraja. Jelang keberangkatan tim ke Stadion H Dimurthala, menjamu Persikota Tangerang, Jumat (20/12/2024) malam.

RelatedPosts

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

Gol Farid Nainggolan Antar Lampoh Kawat Menang di Laga Pembuka Kuta Gunong Cup 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

“Iya, boleh. Kalau cetak gol ya,” jawab Hamdi.

Malam itu, seperti biasa Hamdi turun sejak awal laga. Sejumlah percobaan lewat aksinya, sempat mengancam gawang Persikota. Namun Hamdi belum berhasil membobol gawang lawan di babak pertama.

“Miftahul Hamdi…Miftahul Hamdi…

Kami haus gol mu…apa yang kau tunggu…

Miftahul Hamdi…Miftahul Hamdi…

Kami haus gol mu…apa yang kau tunggu…”

Chant tersebut bergema dari tribun belakang gawang Persikota. Dinyanyikan suporter lagendaris Persiraja; SKULL. Chant spesial itu terdengar di telinga Hamdi. Semangatnya membara!

Tepat di menit 56′, aksi satu dua diperagakan dengan Machado, gelandang anyar Persiraja asal Brazil. Dengan cepat, Hamdi merangsek ke kotak penalti. Bola sudah di kakinya.

Sejurus kemudian, Hamdi sedikit meliuk, memperdayai dua hingga tiga bek Persikota. Lalu, dengan dingin, dalam ruang tembak sempit, Hamdi hanya mencungkil bola ke atas. Memilih tiang satu. Dan, gol!

Hamdi girang bukan kepayang. Ia berlari, meloncati banner stadium iklan. Berdiri tepar di depan tumpukan SKULL. Menempelkan badan di pagar pembatas, menggoyangkan genggaman tangan di pagar. Disambut sorak-sarai penonton.

“Saya sudah larut dalam emosi. Bahagia sekaligus lega, karena gol saya waktu tandang ke Persikota dianulir. Saya anggap sebagai pembalasan,” kenangnya.

Sangking penuh emosi dalam perayaan gol ketiga Persiraja malam itu, yang diikuti 17 pemain Persiraja lainnya. Sampai-sampai, banner bertulis salah satu PT penghasil pupuk, sobek.

“Haha, itu wajar. Karena teman-teman juga terlalu senang. Cuma yang pasti, sobeknya bukan pas Hamdi loncat ya,” jelas Hamdi kepada masakini.co.

Pesta belum usai. Momen disempurnakan. Hamdi bergerak kembali ke dalam lapangan. Ia berjalan, duduk bersila, di atas rumput samping garis belakang lapangan.

Amabel sudah di sana dengan rompi cadangan. Bek tengah asal Palu itu, membuka gaya dengan selebrasi menuangkan kopi dari tangan kiri, ke gelas di tangan kanan. Lalu diberikan ke Hamdi.

Telapak kanan tangan Hamdi sudah siap, dengan bentuk gelas. Diangkatnya, lalu meminum kopi sulangan Amabel. Tunai sudah hajat selebrasi teman sekamar ini.

“Selebrasi kopi bagian dari syukuran atas lolosnya Persiraja ke babak 8 besar. Kopi kan budaya orang Aceh. Jadi bukan hanya soal gol saya,” bebernya.

Eks Timnas Indonesia era Indra Sjafri ini tak menampik, bahwa selebrasi ‘ngopi di pucuk’ sudah dipersiapkan. Jauh sebelum laga.

Miftahul Hamdi ancang-ancang melompat merayakan golnya ke gawang Persikota, bersama suporter Persiraja, SKULL. | foto: Rahmad S

Ritual Kultural

Selama kembali berseragam Persiraja musim 2024/25, Hamdi mengaku punya ritual khusus. Setiap pagi, setelah salat subuh. Ia bergegas ke kedai kopi Cut Zein atau dikenal juga dengan sebutan Kubra.

“Hampir pasti setiap selesai salat subuh, ngopi di Kubra. Biasanya kami pesan kopi coklat,” sebut Hamdi.

Meski kadang ada pemain Persiraja lainnya yang ikut ngopi subuh, tapi Amabel menjadi pemain yang pasti selalu hadir mendampingi. Ritual tersebut, diyakini Hamdi mampu menjaga fokus dan mendongkrak stamina.

“Budaya ngopi sudah melekat dalam masyarakat Aceh, turun temurun. Ada perasaan atau keyakinan, habis ngopi fokus meningkat, stamina bertambah,” akunya.

Intesitas ngopi Hamdi dan kolega bukan itu saja. Ia menyebutkan, setelah zuhur, sebelum berangkat latihan, dirinya terlebih dahulu menyesep kopi Aceh.

“Sebelum latihan, di mes ngopi dulu. Biasanya beli bungkus, Abel yang pergi. Warkopnya tidak jauh dari mes. Sampai-sampai, peracik kopi tidak lagi bertanya pesan apa. Sebab sudah tahu, Sanger pilihan kami,” pungkasnya.

Berkat keuletan di latihan dan kerja kejas dalam pertandingan, serta ritual ngopi yang ia yakini menstimulus sugesti. Hamdi sejauh ini sudah mencetak 7 gol, sekaligus masuk top three pencetak gol terbanyak untuk pemain lokal di Liga 2, serta sudah menyumbang 5 assist.

Tags: 8 Besar Liga 2Amabel Ramansyahkopi acehKubra Kopi AcehMiftahul HamdiPersirajaSelebrasi HamdiStadion H Dimurthala
Previous Post

Cut Rani Auliza dan Mohderzam Syuting Videoklip Berlatar Bukit Siron

Next Post

BRI dan KAI Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital di Loko Café dan Resto on Train

Related Posts

BACCE 2026 Tarik 26 Ribu Pengunjung, 120 UMKM Ikut Ambil Peluang

by Redaksi
21 September 2026
0

MASAKINI.CO - Sekitar 26 ribu orang mendatangi Banda Aceh Colossal Coffee Experience (BACCE) 2026 selama tiga hari pelaksanaan di Lapangan...

Banda Aceh Colossal Coffee Experience Masuk KEN 2026

by Riska Zulfira
17 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banda Aceh Colossal Coffee Experience (BACCE) 2026 menjadi event pertama dari Banda Aceh yang masuk dalam kalender Karisma...

Sanger Day Hadirkan 1.001 Gelas Gratis dan Buku “Sangerologi” di ACF 2026

by Aininadhirah
11 September 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 1.001 gelas sanger akan dibagikan secara gratis dalam agenda Sanger Day yang menjadi salah satu daya tarik...

Next Post
BRI dan KAI Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital di Loko Café dan Resto on Train

BRI dan KAI Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital di Loko Café dan Resto on Train

Prodi BSA Jadi Satu-satunya Pilar Keilmuan dan Budaya Arab di Aceh

Prodi BSA Jadi Satu-satunya Pilar Keilmuan dan Budaya Arab di Aceh

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...