MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Mobil Usang yang Berkisah tentang Lenyapnya Kota Calang

Riska Zulfira by Riska Zulfira
26 Desember 2024
in Cerita
0

Mobil warga peninggalan tsunami Aceh di Kota Calang | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di bawah rindangnya pepohonan di Taman Kota Calang, berdiri sebuah monumen unik yang menggugah hati. Sebuah mobil tua tampak menggantung di atas gelombang beton raksasa, seakan membeku dalam waktu.

Monumen ini adalah pengingat abadi atas tragedi tsunami dahsyat yang menghantam Aceh dua dekade silam, membekaskan luka mendalam sekaligus menginspirasi kebangkitan.

RelatedPosts

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

Mobil tua itu, dengan pelat bertuliskan tahun 2004, berdiri kokoh di atas gelombang melengkung yang menggambarkan kedahsyatan tsunami yang meluluhlantakkan bumi Serambi Mekah.

Monumen ini seolah berbicara tanpa kata-kata, menyampaikan jerit tangis dan kepanikan yang pernah menggetarkan Aceh.

Di tengah keheningan pagi, para pengunjung sering kali berdiri terdiam, merenung di hadapan replika peristiwa yang tak terlupakan ini.

Namun, Taman Memorial Tsunami Calang bukan hanya simbol duka. Kehadiran bunga-bunga yang tumbuh subur di taman ini melambangkan harapan baru, kehidupan yang bangkit dari puing-puing kehancuran.

Berjarak tak jauh dari pesisir pantai Pasie Luwah, lokasi ini pernah rata dengan tanah akibat terjangan gelombang raksasa.

Kini, taman ini menjadi saksi perjuangan masyarakat Aceh Jaya untuk membangun kembali kehidupan mereka.

Taman Memorial Tsunami Calang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata edukasi. Berlokasi di Jalan Teuku Umar, Dayah Baro, Kecamatan Krueng Sabee, taman ini menawarkan pelajaran berharga tentang pentingnya mitigasi bencana dan menjaga keharmonisan dengan alam.

Dibangun sejak tahun 2020, taman ini juga menjadi tempat refleksi bagi generasi muda yang lahir setelah bencana.

Salah satu pengunjung, Putri seorang remaja 17 tahun, mengungkapkan kesannya. “Kami hanya mendengar cerita tentang tsunami, tapi tak pernah merasakan,”

“Melihat mobil rusak ini, saya mulai membayangkan betapa dahsyatnya musibah itu,” tuturnya.

Meski tak menyaksikan langsung tragedi tersebut, ia merasakan kesedihan yang mendalam dan belajar banyak dari kisah para korban.

Selain itu, taman ini juga menjadi lokasi ziarah. Banyak keluarga korban datang untuk mengenang dan mendoakan orang-orang terkasih yang telah tiada. Suasana haru sering kali menyelimuti taman ini, menciptakan rasa kebersamaan yang menguatkan.

Dalam rangka memperingati 20 tahun gempa dan tsunami Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menyelenggarakan doa bersama di taman ini.

Meski ada kritik terkait kurangnya perawatan taman, monumen ini tetap menjadi alarm bagi masyarakat untuk terus siap siaga.

Tugu ini mengajarkan meskipun bencana datang menghancurkan, manusia memiliki kekuatan untuk bangkit dan membangun kembali dengan penuh harapan.

Tags: aceh jayaCalangDestinasi WisataKehancuran calangmonumen tsunami
Previous Post

Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh Warga Diajak ke Masjid Raya

Next Post

Kopi Gayo Tersohor Hingga Eropa

Related Posts

Bupati Aceh Tengah Pastikan Wisata Tetap Dibuka Pascabencana Longsor

by Riska Zulfira
2 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, memastikan sektor pariwisata di Aceh Tengah tetap dapat dikunjungi pascabencana longsor yang melanda...

Banjir Rendam Delapan Kecamatan di Aceh Jaya, Ribuan Warga Terdampak

Banjir Rendam Delapan Kecamatan di Aceh Jaya, Ribuan Warga Terdampak

by Riska Zulfira
22 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Jaya sejak Sabtu (18/10/2025) lalu menyebabkan banjir di delapan kecamatan dan...

5.402 Warga Aceh Jaya Terdampak Banjir, Diimbau Tetap Waspada

5.402 Warga Aceh Jaya Terdampak Banjir, Diimbau Tetap Waspada

by Ulfah
21 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 5.402 warga dari 1.776 kepala keluarga terdampak banjir yang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Aceh Jaya. Hal...

Next Post

Kopi Gayo Tersohor Hingga Eropa

20 Tahun Tsunami Aceh, Doa Untuk Korban Tetap Mengalir

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co