MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Bawa Virus, Bawang dan Pakaian Bekas Dimusnahkan di Aceh 

Riska Zulfira by Riska Zulfira
13 Maret 2025
in News
0
Bawa Virus, Bawang dan Pakaian Bekas Dimusnahkan di Aceh 

Pemusnahan bawang merah dan pakaian bekas ilegal di KPPBC Tipe Madya Pabean (TMP) C Banda Aceh. (foto: Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh memusnahkan 1.765 karung atau 45 ton bawang merah dan 26 karung pakaian bekas di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Banda Aceh, Kamis (13/3/2025).

Barang impor asal Thailand ini merupakan hasil penyelundupan yang ditindak oleh tim gabungan di perairan Jambo Aye, Aceh Utara beberapa waktu lalu.

RelatedPosts

Angin Kencang Rusak Lima Rumah Dinas Polisi di Aspol Lamteumen, Kapolda Aceh Tinjau Langsung

Kekeringan Aceh Besar Meluas, 2.125 Hektare Sawah Terdampak

Warisan Budaya Aceh Didorong Jadi Aset Ekonomi, UIN Ar-Raniry Kembangkan Grand Design KIL

Kepala Kantor Wilayah DJBC Provinsi Aceh, Safuadi mengatakan bawang dan barang bekas ini terbukti terinfeksi virus berdasarkan uji laboratorium oleh Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Barantin) Aceh. Sehingga sangat berbahaya apabila digunakan masyarakat.

“Kita musnahkan hari ini setelah adanya putusan hasil uji dari Barantin,” katanya.

Safuadi menyebutkan, dua karung bawang merah dijadikan barang bukti di pengadilan dan satu karung untuk pengujian laboratorium karantina. Sementara dua karung barang bekas lainnya dijadikan barang bukti di pengadilan.

Berdasarkan hasil uji bawang merah ini positif mengandung Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) Shallot Yellow Stripe Polyvirus (SYSV) dan tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan.

Jika virus SYSV menyebar hingga ke lahan pertanian di Sigli dan Takengon, maka dipastikan panen dan produksi bawang di Aceh akan mengalami penurunan drastis, menyebabkan kerugian besar bagi para petani.

“Biasanya kalau bawang itu tidak mengandung virus akan kita bagikan ke yayasan sosial, pesantren dan sekolah karena masih dapat dimanfaatkan dan ada nilai ekonomi,” jelasnya.

Begitu juga dengan barang bekas, dirinya khawatir jika baju yang diselundupkan ini terdapat penyakit. Padahal barang bekas telah menjadi limbah di negara yang bersangkutan.

“Cuma orang dari negara lain tidak mau membiayai hasil limbah itu,” ujarnya.

Menurutnya, sasaran baju bekas ini untuk masyarakat kelas menengah. Pihaknya memastikan barang bekas impor ini tak sampai di tangan masyarakat Aceh.

“Terkontaminasi penyakit, ini harus betul-betul dihindari,” tuturnya.

Tags: Bawang MerahPakaian BekasPenyelundupanVirus
Previous Post

Kalahkan Michelle Li, Gregoria Malah Mengaku Banyak Salah

Next Post

Efek Napi Kabur, Lapas Kutacane akan Dibangun Baru

Related Posts

Selundupkan Moge dan Hewan, Angota TNI AL di Aceh Ditangkap

Selundupkan Moge dan Hewan, Angota TNI AL di Aceh Ditangkap

by Alfath Asmunda
16 Juni 2025
0

MASAKINI.CO - Seorang anggota TNI Angkatan Laut di Aceh diduga terlibat dalam kasus penyelundupan barang dan hewan ilegal dari luar...

Bawang Merah dan Pakaian Bekas Diselundupkan di Perairan Aceh Utara

Bawang Merah dan Pakaian Bekas Diselundupkan di Perairan Aceh Utara

by Riska Zulfira
15 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menggagalkan penyelundupan 45 ton bawang merah dan 28 karung...

Bahan Dapur di Pasar Almahirah Banda Aceh Turun Harga

Bahan Dapur di Pasar Almahirah Banda Aceh Turun Harga

by Riska Zulfira
25 Juli 2024
0

MASAKINI.CO - Sejumlah bumbu dapur di Pasar Almahirah, Lamdingin, Banda Aceh mengalami penurunan harga lantaran panen raya di wilayah Berastagi...

Next Post
Efek Napi Kabur, Lapas Kutacane akan Dibangun Baru

Efek Napi Kabur, Lapas Kutacane akan Dibangun Baru

15 Tahun Tak Lolos Perempat Final, Arteta Bersiap Gilas Los Blancos

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co