MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Olahraga

Misteri Kematian Maradona, Polisi: Rumahnya Seperti Kandang Babi

Ali L by Ali L
20 Maret 2025
in Olahraga
0

Ahli saraf Leopoldo Luque, yang menjabat sebagai dokter Diego Maradona, berdiri di pengadilan. I foto: lapresse/marca

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sidang kasus kematian legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona, memasuki fase kritis dengan kesaksian beberapa saksi. Tujuh pekerja kesehatan duduk di bangku terdakwa, didakwa bertanggung jawab atas kematian Maradona.

Menurut kesaksian polisi yang pertama kali tiba di rumah Maradona pada hari kematiannya, kondisi rumahnya sangat memprihatinkan. “Rumahnya seperti kandang babi,” kata seorang polisi, mengutip laporan Marca, Kamis (20/3/2025).

RelatedPosts

UKM Taekwondo UIN Ar-Raniry Borong 16 Medali di Aceh Student Championship 2.0

Persiraja Masukkan 18 Pemain Muda Aceh ke Data Talenta PSSI, Siapkan Calon Bintang Masa Depan

Besok, Pemko Banda Aceh Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Car Free Day 

Mereka juga menemukan bahwa tidak ada peralatan medis di kamar tempat Maradona ditemukan.

Seorang polisi, Lucas Farias, mengatakan bahwa ia terkejut tidak menemukan peralatan medis di kamar Maradona. “Saya tidak melihat peralatan medis apa pun di kamar tersebut,” katanya.

Farias juga menggambarkan kondisi tubuh Maradona saat ditemukan. “Apa yang paling mengejutkan saya adalah posisi Maradona terlentang dan perutnya yang sangat membengkak, seolah-olah akan meledak,” katanya.

Sidang kasus Maradona telah memicu reaksi keras dari masyarakat Argentina. Keluarga Maradona menggambarkan rumah tempat Maradona dirawat sebagai “teater horor.”

Tujuh pekerja kesehatan yang duduk di bangku terdakwa, termasuk seorang dokter, perawat, dan koordinator medis, didakwa melakukan kelalaian kriminal dalam merawat Maradona.

Maradona meninggal 25 November 2020, ia berjuang pulih dari pembekuan darah di otak.

Tags: Diego Armando MaradonaKematian MaradonaLegenda SepakbolaPemain Argentina
Previous Post

Kabar Gembira, THR Pegawai Hingga Anggota DPR Aceh Mulai Cair

Next Post

Pertamina Jamin Ketersediaan BBM dan LPG di Aceh Selama Lebaran 2025

Related Posts

No Content Available
Next Post
Libur Panjang Awal Tahun, Pertamina Pastikan Stok Energi Aman di Aceh

Pertamina Jamin Ketersediaan BBM dan LPG di Aceh Selama Lebaran 2025

Amorim Pusing, Sancho Mau Dijual Atau Tetap di MU

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co