MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pendapatan Belum Merata, Pemerintah Diminta Tak Diskriminasi Buruh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 April 2025
in Daerah
0

Ilustrasi | Pekerja angkut beras di gudang Bulog. (Eno Sunarno/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Khairil Arista menyoroti realitas buruh di Aceh yang kerap luput dari perhatian. Ia menilai saat ini standar pendapatan buruh belum merata ditambah ketimpangan psikologis sosial di masyarakat.

Menurutnya, banyak pekerja di sektor informal, terutama di wilayah pedesaan, menggantungkan hidup dari lahan orang lain. Akibatnya, mereka tak tercatat sebagai pemilik aset dalam data statistik, sehingga angka kemiskinan tetap tinggi meski mereka bekerja setiap hari.

RelatedPosts

Wali Kota Banda Aceh Instruksikan Pelayanan Publik dan Penguatan Syariat Islam Optimal Selama Ramadan

Personel Satpol PP WH Banda Aceh Perketat Pengawasan Selama Ramadan

Ayo Ramaikan Peukan Raya Ramadhan 2026 x Pekan QRIS Ramadhan Pasar Atjeh

“Banyak dari mereka bekerja di lahan yang bukan milik sendiri, sehingga saat dilakukan pendataan angka kemiskinan tetap tinggi,” kata Khairil, Jumat (25/4/2025).

Ia juga menyinggung kondisi pekerja di Banda Aceh, di mana sekitar 50 persen adalah pekerja kantoran, sementara sisanya merupakan buruh kasar dan masyarakat miskin kota yang suaranya kian jarang terdengar.

“Biaya hidup tinggi, tapi masih ada office boy yang digaji di bawah UMR. Di sinilah negara harus hadir,” tegasnya.

Lebih lanjut, Khairil meminta pemerintah tidak bersikap diskriminatif dalam membuat kebijakan ketenagakerjaan. Ia menekankan pentingnya pembukaan lapangan kerja dan penghentian pemecatan sepihak.

“Sering kali pabrik diminta memprioritaskan tenaga lokal, namun lulusan sarjana enggan kembali ke kampung halaman, sementara mayoritas penduduk sekitar hanya berpendidikan SMA,” jelasnya.

Sementara itu, pengamat Politik dan ekonomi, Dr. Taufiq A. Rahim menegaskan bahwa pentingnya peran legislatif dalam mengawal kesejahteraan buruh. Ia mengkritik relasi yang terlalu dekat antara pemilik modal dan pembuat kebijakan, yang menyebabkan buruh semakin tidak dilindungi.

“Yang makan gaji negara mestinya yang mengawal rakyat, bukan sebaliknya,” ucap Taufiq.

Ia menyebut kesejahteraan buruh di Aceh bukan hanya soal angka UMR, tapi juga soal akses terhadap kehidupan yang layak. “Sayangnya, praktik politisasi anggaran membuat hak-hak dasar buruh semakin kabur dalam arena politik,” tutup Taufiq.

Tags: acehBuruhKoalisi NGO HAM AcehUMR
Previous Post

Polisi Gendut di Lhokseumawe Diwajibkan Diet

Next Post

Sidak Tim Terpadu di Aceh Memburu Produk Mengandung Babi, Ini Temuannya

Related Posts

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Waspada, Potensi Angin Kencang Ancam Aceh hingga Agustus

Cuaca Aceh Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

by Aininadhirah
2 Februari 2026
0

MASAKINI. CO - Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Senin, 2 Februari 2026, berpotensi didominasi hujan dengan intensitas sedang...

Next Post
Sidak Tim Terpadu di Aceh Memburu Produk Mengandung Babi, Ini Temuannya

Sidak Tim Terpadu di Aceh Memburu Produk Mengandung Babi, Ini Temuannya

BRI Dorong UMKM Minuman Herbal Kian Percaya Diri Garap Pasar Luar Negeri

BRI Dorong UMKM Minuman Herbal Kian Percaya Diri Garap Pasar Luar Negeri

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co