MASAKINI.CO – Saat ini diabetes dianggap tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Bahkan, sebagian penderitanya sudah “beteman” dengan diabetes. Penyakit yang satu ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Diabetes adalah istilah umum untuk berbagai kondisi yang mengakibatkan peningkatan kadar gula darah, tetapi penyebab yang mendasarinya sangat beragam.
Gaya hidup yang tidak sehat sangat rentan dengan diabetes, terutama dalam menjaga pola makan. Namun ada jenis diabetes sama sekali tidak terkait dengan hal tersebut.
Berikut beberapa jenis diabetes yang dapat menyerang seseorang, bahkan ada yang belum pernah anda ketahui:
Diabetes Tipe 1
Dikutip dari sciencealer, Minggu (14/9/2025), Diabetes tipe 1 disebabkan sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel penghasil insulin di pankreas. Reaksi autoimun ini dapat terjadi pada semua usia, mulai dari bayi hingga usia lanjut.
Diabetes jenis ini Kondisi ini tidak terkait dengan pola makan atau gaya hidup. Sebaliknya, kondisi ini kemungkinan besar merupakan kombinasi predisposisi genetik dan pemicu lingkungan , seperti infeksi virus.
Perawatannya melibatkan terapi insulin seumur hidup, yang diberikan melalui suntikan atau pompa.
Diabetes tipe 2
Diabetes tipe 2 bentuk diabetes yang paling umum dan sering dikaitkan dengan BMI (indeks massa tubuh) yang tinggi. Namun, kondisi ini juga dapat memengaruhi orang dengan berat badan normal, terutama mereka yang memiliki predisposisi genetik yang kuat.
Meningkatkan produksi insulin tubuh dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Beberapa obat meningkatkan produksi insulin dari pankreas, sementara yang lain meningkatkan sensitivitas insulin.
Terdapat puluhan obat berbeda untuk membantu mengendalikan gula darah pada diabetes tipe 2. Penyesuaian pengobatan dengan masing-masing individu telah terbukti meningkatkan hasil kesehatan secara signifikan.
Perubahan gaya hidup juga dapat membalikkan kondisi diabetes. Hal ini dapat dilakukan dengan mempertahankan pola makan rendah kalori, yaitu 800 kalori per hari. Dalam sebuah uji coba penelitian, mempertahankan pola makan ini selama 12 bulan berhasil membalikkan kondisi diabetes pada 46% orang.
Diabetes Gestasional
Jenis Gestasional berkembang selama kehamilan, biasanya antara minggu ke-24 dan ke-28. Kondisi ini dipicu oleh perubahan hormonal yang mengurangi sensitivitas tubuh terhadap insulin.
Faktor risikonya meliputi kelebihan berat badan atau obesitas, riwayat diabetes dalam keluarga, dan melahirkan bayi besar pada kehamilan sebelumnya.
Usia menjadi faktor menderita diabetes gestasional karena sensitivitas insulin menurun seiring bertambahnya usia. Kondisi ini dapat diatasi dengan diet dan olahraga, tablet, atau suntikan insulin.
Tipe 5
Bentuk baru yang ditetapkan ini dikaitkan dengan malnutrisi di awal kehidupan. Diabetes tipe 5 lebih umum terjadi di negara-negara miskin. Diabetes ini memengaruhi sekitar 20-25 juta orang di seluruh dunia.
Orang-orang memiliki berat badan rendah dan kekurangan insulin. Namun, kekurangan insulin ini bukan disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh. Sebaliknya, tubuh mungkin tidak menerima nutrisi yang tepat selama masa kanak-kanak untuk membantu pankreas berkembang secara normal.









Discussion about this post