MASAKINI.CO – Pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert, menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia masih memiliki peluang untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026, meskipun mengalami kekalahan 2-3 dari Arab Saudi. Ia menyerukan kepada para pemainnya untuk mempertahankan semangat juang menjelang pertandingan penting melawan Irak.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan yang berlangsung sengit, Kluivert mengakui bahwa timnya telah berjuang keras, tetapi kesalahan kecil telah dimanfaatkan oleh Arab Saudi. “Kami memulai dengan baik, bahkan sempat memimpin, tetapi kemudian kehilangan fokus. Arab Saudi memiliki pengalaman dan tahu bagaimana menghukum kesalahan lawan. Kami harus belajar dari hal itu,” ujarnya.
Kluivert menekankan pentingnya bagi tim untuk segera bangkit dari kekalahan ini. “Kami baru saja kalah dari tim yang kuat, tetapi itu bukan akhir dari segalanya. Seluruh tim harus tetap tegar. Saya tidak ingin melihat siapa pun menyerah hanya karena satu kekalahan,” tambahnya.
Menjelang pertandingan melawan Irak, yang dianggap sebagai laga penentu di Grup B, Kluivert menyatakan bahwa timnya akan menghabiskan tiga hari ke depan untuk menganalisis pertandingan melawan Arab Saudi.
“Dalam tiga hari, kami akan menghadapi Irak. Ini adalah pertandingan yang harus dimenangkan jika kami ingin menjaga harapan untuk lolos. Saya telah mengatakan kepada para pemain: evaluasi diri, perbaiki kesalahan, dan berjuanglah seperti pejuang sejati. Kami masih memiliki peluang dan harus memanfaatkannya dengan segala cara,” tegasnya.
Kluivert juga memberikan apresiasi khusus kepada penjaga gawang Maarten Paes atas penampilannya yang gemilang dengan tujuh penyelamatan penting. “Saya sangat bangga dengan Paes. Setelah lama tidak bermain untuk tim nasional, dia kembali dan bermain luar biasa. Saya sangat menghargai penampilannya,” katanya.
Pertandingan melawan Irak akan menjadi ujian nyata bagi komitmen Kluivert untuk mengubah kekalahan dari Arab Saudi menjadi motivasi untuk kebangkitan Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada 12 Oktober 2025.










Discussion about this post