MASAKINI.CO – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menjatuhkan denda kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan memberikan sanksi kepada dua pemain, setelah insiden panas dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Indonesia dan Irak. Pertandingan tersebut berakhir dengan kekalahan 0-1 untuk Indonesia.
FIFA memberikan denda sebesar 50.000 franc Swiss (sekitar Rp872 juta) kepada PSSI karena penggemar melemparkan benda-benda ke lapangan di Stadion King Abdullah pada 11 Oktober lalu.
Dua pemain naturalisasi asal Belanda, Shayne Pattynama dan Thom Haye, masing-masing didenda 5.000 franc Swiss (sekitar Rp87 juta) dan dilarang bermain dalam empat pertandingan. Sanksi ini diberikan akibat perilaku konfrontatif mereka terhadap wasit Ma Ning.
“Ketegangan meningkat pada menit ke-77 ketika Kevin Diks terlihat lebih dulu memainkan bola, namun Merchas Doski dari Irak justru mengenai Diks,” mengutip vnexpress, Minggu (9/11/2025). “Wasit Ma Ning memutuskan pelanggaran untuk Irak, memicu protes dari para pemain Indonesia.”
“Insiden kontroversial lainnya terjadi pada menit ke-86 ketika Ma Ning memberikan kartu kuning kepada Romeny karena dianggap sengaja menendang Tahseen dari Irak, meskipun Romeny telah berusaha menghindari kontak.” Keputusan ini memicu kemarahan suporter Indonesia di tribun B, yang kemudian melemparkan benda-benda ke lapangan.
Setelah peluit akhir, beberapa pemain Indonesia mendekati Ma Ning untuk melakukan protes. Shayne Pattynama yang berada di bangku cadangan mendapat kartu merah, dan pelatih Irak, Graham Arnold, harus menahannya. Manajer tim Indonesia, Kombes Pol Surmadji, juga mendapat kartu merah setelah mendorong wasit. Thom Haye juga menerima kartu merah karena kehilangan kesabaran.
Kekalahan dari Irak, menyusul kekalahan 2-3 dari Arab Saudi, mengakhiri harapan Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026. PSSI kemudian memecat pelatih kepala Patrick Kluivert dan belum menunjuk penggantinya.










Discussion about this post