MASAKINI.CO – Kontroversi terbaru Lamine Yamal sempat mengguncang tim nasional Spanyol, menjadikan pemain muda Barcelona itu kembali jadi pusat perhatian—bukan karena kemampuannya di lapangan, melainkan karena masalah di luarnya. Dia sempat dipanggil pelatih Luis de la Fuente ke timnas, tapi hanya beberapa jam kemudian pengundurannya diumumkan.
Alasan resmi yang diberi adalah klub biru-biru akan memberi perawatan untuk area selangkangan (pubalgia) yang dia derita, cedera yang butuh perhatian dan istirahat penuh. Yang membuat heboh adalah informasi ini tiba terlambat, tidak ada yang memberitahu timnas lebih dulu, yang menunjukkan ada ketegangan antara pemain dan staf pelatih timnas.
Kejutan berlanjut setelah bocor, bahwa Lamine sedang berpesta di Luz de Gas, klub malam terkenal di Barcelona. Menurut El Periodico, pesta itu berlangsung di area pribadi yang hanya boleh dimasuki perempuan saja. Selain itu, ponsel juga dilarang untuk mencegah foto atau video tercipta.
Pemain berusia 18 tahun itu ditemani sepupu dan teman-temannya, dan orang yang coba mendokumentasikan acara itu dikabarkan ditolak masuk. Semua ini terjadi ketika dia seharusnya fokus memulihkan fisik. Kabar ini langsung menimbulkan keresahan besar di kalangan media.
Sebagai sosok publik yang jadi harapan besar Barcelona dan timnas Spanyol, Lamine memang punya tanggung jawab yang tinggi. Setiap tindakan di luar lapangan akan diperbesar dan bisa memengaruhi karirnya, meskipun wajar dia mau menikmati masa muda dan keluar bersama teman.
“Lingkungan di sekitarnya juga berperan penting. Mengelola ketenaran, media sosial, dan paparan media memang sulit di usianya,” tulis Minerva Pacheko dalam artikelnya untuk madrid-barcelona, Kamis (20/11/2025). “Tanpa kontrol yang tepat, tindakan seperti menghadiri pesta selama pemulihan bisa berdampak buruk.”
Barcelona mempercayainya sebagai bagian kunci masa depan klub dengan kontrak dan harapan yang luar biasa, meskipun dia belum capai prestasi individu hebat di tim utama. Di timnas, Luis de la Fuente dan stafnya mencari komitmen dan profesionalisme—gangguan di luar lapangan bisa dianggap kurang serius, bahkan jika tidak disengaja.










Discussion about this post