MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, April 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Dinkes Aceh Waspadai Lonjakan Penyakit di Pengungsian Pasca Banjir

Riska Zulfira by Riska Zulfira
2 Desember 2025
in News
0

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh, dr. Iman Murahman | foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mengingatkan tingginya risiko penyebaran penyakit di posko pengungsian usai banjir dan tanah longsor yang melanda 18 kabupaten/kota. Kondisi penampungan yang padat dan minim sanitasi dinilai menjadi pemicu utama meningkatnya kasus penyakit menular.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh, dr. Iman Murahman, mengatakan sedikitnya 10 penyakit berpotensi muncul, seperti ISPA, ILI, diare, campak, hingga berbagai infeksi kulit. Ia menegaskan balita menjadi kelompok yang paling terdampak karena daya tahan tubuh mereka lebih rentan. “Sebagian besar kasus terjadi pada anak di bawah lima tahun, terutama diare, ISPA, campak, dan masalah kulit,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

RelatedPosts

Stok Darah PMI Banda Aceh Menipis, Permintaan Melonjak Tajam

Aceh Berpotensi Hujan Lebat, Umumnya Terjadi Sore Hari

Harga Emas Kembali Turun

Iman menjelaskan kondisi pengungsian saat ini memperparah risiko. Kurangnya air bersih dan sanitasi membuat penyebaran penyakit sulit dicegah. “Pemulihan akses air bersih sangat mendesak. Jika tidak segera dibenahi, potensi diare dan gangguan pernapasan akan meningkat,” katanya.

Sebagai langkah awal, Dinkes Aceh telah memulai imunisasi campak, polio, serta rotavirus di sejumlah posko besar. Program ini diprioritaskan untuk balita guna mencegah penularan penyakit yang paling berisiko menyerang anak. “Untuk campak dan diare, pencegahan sudah mulai dilakukan di berbagai titik pengungsian,” tambah Iman.

Namun, ia mengakui layanan kesehatan belum dapat menjangkau semua wilayah terdampak. Minimnya tenaga medis menjadi kendala besar karena sebagian petugas juga terdampak bencana. “Belum semua lokasi terlayani. Pemeriksaan langsung ke pengungsi masih sangat terbatas,” ungkapnya.

Dinkes Aceh juga baru memulai pendataan kesehatan secara menyeluruh. Dari 18 daerah terdampak, baru Pidie Jaya dan Aceh Barat yang mengirimkan laporan awal. “Kami terus berupaya mengumpulkan data, namun akses informasi dari lapangan masih banyak hambatan,” kata Iman.

Dengan kondisi pemulihan yang masih berjalan, Dinkes Aceh meminta pemerintah daerah segera memperbaiki sanitasi, menambah suplai air bersih, dan memperkuat layanan kesehatan di posko untuk mencegah terjadinya wabah di masa pasca banjir.

Tags: DiareDinkes AcehInfeksi KulitISPAPenyakit pascabanjir
Previous Post

UIN Ar-Raniry Terima Bantuan Rp100 Juta dari Bank Aceh Syariah untuk Mahasiswa Terdampak Banjir

Next Post

Jalur Lintas Aceh Tamiang-Medan Kembali Normal Setelah Banjir dan Longsor

Related Posts

Kasus Campak Ditemukan, Tim Vaksinasi Dikerahkan ke 9 Daerah Terdampak

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh kembali mengerahkan tim vaksinasi dan pengendalian penyakit menular ke sembilan kabupaten/kota guna mencegah penyebaran campak...

Sudah 1.300 Warga Terima Layanan Kesehatan di Aceh Utara

by Ulfah
12 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan dan Posko Health Emergency Operation Center (HEOC) mengerahkan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat...

ISPA dan Penyakit Kulit Jadi Keluhan Utama Pengungsi Pascabencana Aceh

by Riska Zulfira
20 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh mencatat sebanyak 10 jenis penyakit berpotensi terjadi di wilayah terdampak bencana di Aceh. Hingga 19...

Next Post

Jalur Lintas Aceh Tamiang-Medan Kembali Normal Setelah Banjir dan Longsor

Menteri ESDM Targetkan Pemulihan Listrik Aceh Rampung dalam Hitungan Hari

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co