MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Penderita HIV Terbanyak Usia Produktif, Remaja Aceh Tunjukkan Tren Baru

Riska Zulfira by Riska Zulfira
2 Desember 2025
in News
0

Ilustrasi penyakit HIV AIDS. (Photo: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mencatat perkembangan kasus HIV yang mengkhawatirkan, terutama di kalangan usia produktif dan remaja. Sejak pelaporan pertama pada tahun 2004 hingga Oktober 2025, tercatat 2.085 kasus HIV, dengan 285 kasus baru ditemukan pada tahun 2025.

 

RelatedPosts

Penjualan Bumbu Siap Masak di Pasar Rukoh Meningkat Saat Meugang

Harga Daging Meugang di Banda Aceh Tembus 180 Ribu per Kg

Jelang Ramadan, Harga Emas Perhiasan dan Antam Turun

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh, dr. Iman Murahman, mengungkapkan bahwa kelompok usia 21-30 tahun menjadi penyumbang kasus tertinggi, mencapai 45 persen dari total kasus. Selain itu, tren baru menunjukkan peningkatan kasus pada kelompok usia remaja 11-20 tahun, yang mencapai 12 persen. 

 

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa perilaku berisiko kini banyak terjadi di kelompok remaja. Ini alarm keras bagi keluarga dan lingkungan terdekat,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

 

Iman menjelaskan, peningkatan kasus pada remaja disebabkan oleh minimnya edukasi seksual dalam keluarga. Ia menyoroti fenomena fatherless dan ketidaktahuan anak terhadap fungsi organ reproduksi. “Banyak anak laki-laki dan perempuan tidak mendapatkan penjelasan yang benar tentang fungsi reproduksi. Akhirnya terjadi perilaku seksual yang tidak semestinya, termasuk hubungan seksual laki-laki dengan laki-laki, yang menjadi jalur penularan HIV pada remaja,” jelasnya.

 

Iman menegaskan bahwa pendidikan seksual tidak boleh dianggap tabu. Edukasi harus dimulai dari rumah. “Orangtua harus mengenalkan fungsi organ reproduksi, bagaimana hubungan seksual yang benar antara laki-laki dan perempuan, dan apa bahayanya hubungan seksual sesama jenis. Ini bukan tabu, ini soal kesehatan,” tegasnya.

 

Terkait rencana pendirian rumah singgah HIV, Iman mengakui bahwa fasilitas tersebut belum dapat direalisasikan. Dinkes Aceh masih berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan model layanan yang tepat. “Kita ingin rumah singgah yang bukan hanya tempat menetap sementara, tapi juga pusat edukasi dan pendampingan. Namun harus ada kolaborasi lintas sektor,” katanya.

 

Dinkes Aceh menekankan perlunya keterlibatan seluruh pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah daerah, untuk memperkuat edukasi, deteksi dini, dan layanan pendampingan bagi masyarakat.

Tags: Dinkes AcehHIVP2P
Previous Post

Menteri ESDM Targetkan Pemulihan Listrik Aceh Rampung dalam Hitungan Hari

Next Post

Kominfo dan Pemprov Aceh Imbau Waspada Hoaks Selama Penanganan Bencana

Related Posts

Kasus Campak Ditemukan, Tim Vaksinasi Dikerahkan ke 9 Daerah Terdampak

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh kembali mengerahkan tim vaksinasi dan pengendalian penyakit menular ke sembilan kabupaten/kota guna mencegah penyebaran campak...

Sudah 1.300 Warga Terima Layanan Kesehatan di Aceh Utara

by Ulfah
12 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan dan Posko Health Emergency Operation Center (HEOC) mengerahkan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat...

ISPA dan Penyakit Kulit Jadi Keluhan Utama Pengungsi Pascabencana Aceh

by Riska Zulfira
20 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh mencatat sebanyak 10 jenis penyakit berpotensi terjadi di wilayah terdampak bencana di Aceh. Hingga 19...

Next Post

Kominfo dan Pemprov Aceh Imbau Waspada Hoaks Selama Penanganan Bencana

Gubernur Antar Bantuan ke Daerah Terisolasi Aceh Timur dan Bener Meriah

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co