MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Danrem 011/Lilawangsa Bantah TNI Rampas Bantuan, Tegaskan Distribusi Sesuai Prosedur BNPB

Redaksi by Redaksi
14 Desember 2025
in News
0

Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran | Foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, membantah keras tudingan yang menyebut prajurit TNI merampas bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh. Ia menegaskan, isu tersebut tidak benar dan merupakan bentuk propaganda yang menyesatkan.

“Saya Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, membantah keras tuduhan kepada anggota TNI yang disebut merampas bantuan. Itu salah,” kata Ali Imran kepada wartawan di Makorem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, Minggu (14/12/2025).

RelatedPosts

Penjualan Bumbu Siap Masak di Pasar Rukoh Meningkat Saat Meugang

Harga Daging Meugang di Banda Aceh Tembus 180 Ribu per Kg

Jelang Ramadan, Harga Emas Perhiasan dan Antam Turun

Ali Imran menjelaskan, keterlibatan TNI dalam pengelolaan bantuan dilakukan atas perintah Kemenko Polhukam dan BNPB. Tugas TNI hanya mengamankan logistik yang masuk melalui pelabuhan untuk kemudian dibawa ke Korem sebagai posko bencana terpadu yang telah ditetapkan BNPB.

“TNI hanya membantu mengangkat dan mengamankan bantuan dari pelabuhan ke posko. Setelah itu, distribusi dilakukan ke wilayah terdampak sesuai mekanisme yang ada,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh proses penyaluran bantuan dilakukan secara tercatat dan transparan. Bantuan hanya dapat diambil oleh aparatur desa, seperti keuchik dan camat, dengan pendampingan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Semua tercatat. Barang masuk, barang keluar. Ini supaya jelas desa mana yang sudah menerima dan mana yang belum,” kata perwira TNI putra asli Aceh tersebut.

Menurut Ali Imran, sistem ini diterapkan agar bantuan tersalurkan secara adil dan merata. Ia mengingatkan, tanpa pendataan yang jelas, bisa terjadi ketimpangan distribusi, di mana ada desa menerima bantuan berulang kali sementara desa lain belum tersentuh.

Sejak bencana melanda Aceh, Ali Imran mengaku dirinya bersama prajurit TNI terus bekerja selama hampir tiga pekan untuk membantu masyarakat, mulai dari distribusi logistik, perbaikan infrastruktur, hingga penanganan darurat.

“Saya orang Aceh. Tidak mungkin saya merampas bantuan untuk masyarakat saya sendiri. Tiga minggu ini saya jungkir balik membantu pemulihan,” tegasnya.

Ia menyebutkan, bantuan disalurkan ke 12 kabupaten/kota di wilayah kerja Korem 011/Lilawangsa, termasuk daerah yang sulit dijangkau seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues yang masih mengandalkan jalur udara melalui air drop.

Danrem juga menyoroti insiden viral pembegalan kapal pengangkut bantuan di laut beberapa hari lalu. Ia menegaskan, kejadian tersebut tidak boleh terulang karena dapat mengganggu penyaluran bantuan dan menimbulkan fitnah.

“Bantuan ini bukan milik pribadi, tapi dari pemerintah pusat, kementerian, dan para relawan. Karena itu harus ada pertanggungjawaban yang jelas,” ujarnya.

Ali Imran mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak benar. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mendukung proses pemulihan pascabencana.

“Kita sedang tertimpa musibah. Jangan saling memfitnah. Tujuan kita satu, agar bantuan tepat sasaran dan Aceh bisa segera pulih,” katanya.

Selain penanganan bantuan, Ali Imran juga menyebut TNI bersama PLN tengah membantu pembangunan tower listrik darurat di sejumlah wilayah terdampak untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik di Aceh.

 

 

Tags: Bantuan bencanaDanrem 011/LilawangsaIsu Perampasan BantuanKolonel Inf Ali ImranTNI Aceh
Previous Post

Akses Bireuen-Bener Meriah Pulih, Jembatan Bailey Teupin Mane Sudah Bisa Dilalui

Next Post

Pemerintah Aceh Minta Bantuan Banjir Tak Ditahan, Helikopter Disiagakan

Related Posts

Pemkab Konawe Serahkan 100 Ton Beras Bantuan untuk Aceh Terdampak Bencana

by Ulfah
29 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, memberikan 100 ton beras bagi warga Aceh yang terkena banjir dan tanah longsor....

Belum Terima Tenda Bantuan, Warga Meunasah Blang Bertahan dengan Atap Darurat

by Aininadhirah
30 Desember 2025
0

MASAKINI.CO -  Lebih dari sebulan pascabencana melanda Desa Meunasah Blang, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, sebagian warga masih bertahan dengan kondisi...

Bulog Akan Pasok 12 Ribu Beras Impor Thailand

Pemerintah Aceh Kirim 96 Ton Beras ke Aceh Tengah dan Bener Meriah

by Redaksi
29 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh terus memaksimalkan penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah...

Next Post

Pemerintah Aceh Minta Bantuan Banjir Tak Ditahan, Helikopter Disiagakan

Tim Relawan Kemenkeu Salurkan 1,7 Ton Beras ke Bener Meriah

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co