MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar secara resmi merilis jadwal waktu matahari terbit dan terbenam untuk wilayah Provinsi Aceh. Data tersebut berlaku selama sepekan, mulai 27 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, melalui akun media sosial resmi @stageof.acehbesar.bmkg. Data ini mencakup seluruh kabupaten/kota di Aceh dan bertujuan membantu masyarakat dalam merencanakan aktivitas pada penghujung tahun hingga awal tahun baru 2026.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Andi Azhar, informasi waktu terbit dan terbenam matahari ini penting untuk mengetahui estimasi durasi terang dan gelap secara akurat, khususnya mendukung kepentingan ibadah, transportasi, serta aktivitas pariwisata masyarakat.
Rincian data menunjukkan adanya perbedaan waktu antarwilayah yang dipengaruhi oleh letak geografis. Untuk wilayah Banda Aceh, matahari pada 27 Desember diprediksi terbit pada 06.46 WIB dan terbenam pada 18.34 WIB. Sementara itu, wilayah Langsa yang berada di sisi timur Aceh mengalami waktu terbenam lebih awal, yakni sekitar 18.25 WIB pada tanggal yang sama.
Memasuki awal tahun 1 Januari 2026, BMKG mencatat adanya tren pergeseran waktu matahari terbit yang cenderung sedikit lebih lambat. Di Sabang, matahari diperkirakan terbit pada 06.48 WIB, sedangkan di Meulaboh (Aceh Barat) diprediksi terbit lebih awal, yakni sekitar 06.43 WIB.
Melalui keterangan yang sama, Andi Azhar mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan astronomi melalui kanal resmi BMKG agar memperoleh data yang akurat dan terkini. Informasi lengkap per kabupaten/kota dapat diakses melalui akun @stageof.acehbesar.bmkg.










Discussion about this post