MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Akademisi Nilai Bentrok Aparat dan Warga Cederai Prinsip Kemanusiaan

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
26 Desember 2025
in News
0

Akademisi dari Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Effendi Hasan | foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Akademisi dari Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh Dr. Effendi Hasan, menilai bentrok antara aparat TNI dan masyarakat sipil saat penyaluran bantuan kemanusiaan pada 25 Desember 2025 sebagai peristiwa yang mencederai prinsip dasar kemanusiaan.

Insiden tersebut terjadi ketika warga melakukan konvoi bantuan dengan membawa bendera Aceh di tengah situasi darurat bencana, Kamis (25/12/2025) kemarin.

RelatedPosts

Veteran Aceh Ingatkan Generasi Muda Jaga Perdamaian dan Jangan Rusak Persatuan

Bendera Merah Putih Diturunkan, Paskibraka Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI

4.833 Warga Binaan di Aceh Dapat Remisi HUT RI, 25 Orang Langsung Bebas

Effendi menegaskan, dalam kondisi bencana, fokus utama seluruh pihak seharusnya tertuju pada keselamatan dan pemulihan korban, bukan pada perbedaan tafsir simbol atau miskomunikasi di lapangan.

Menurutnya, distribusi bantuan harus diposisikan sebagai ruang netral yang bebas dari ketegangan dan kecurigaan.

“Ketika penyaluran bantuan berubah menjadi konflik, maka substansi kemanusiaannya hilang. Yang paling dirugikan adalah korban bencana yang seharusnya segera mendapatkan pertolongan,” ujar Effendi dalam keterangannya, Jumat (26/12/2025).

Effendi yang juga sebagai pengamat politik Aceh, Ia menjelaskan bahwa aparat keamanan memiliki kewajiban menjaga ketertiban, namun pendekatan yang digunakan harus proporsional dan mengedepankan dialog.

Di sisi lain, masyarakat juga memiliki hak untuk mengekspresikan identitas kedaerahannya selama dilakukan secara damai dan tidak bersifat provokatif.

Effendi mengingatkan bahwa Aceh memiliki sejarah konflik panjang yang seharusnya menjadi pelajaran bersama. Miskomunikasi kecil, jika tidak dikelola dengan pendekatan humanis, berpotensi memunculkan kembali trauma lama di tengah masyarakat.

“Negara harus hadir sebagai pelindung dan pengayom, terutama saat warga sedang berada dalam kondisi rentan akibat bencana. Pendekatan keamanan semata tidak cukup tanpa sensitivitas sosial dan kearifan lokal,” katanya.

Ia menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan tidak boleh diseret ke dalam kepentingan politik maupun simbolik. Semua pihak, baik aparat, pemerintah daerah, maupun masyarakat sipil, diminta menahan diri dan memprioritaskan kepentingan korban bencana.

Dalam konteks ini, Effendi mendorong adanya evaluasi dan penguatan koordinasi lintas pihak agar proses penyaluran bantuan ke depan berjalan lebih tertib, aman, dan bermartabat.

Menurutnya, kemanusiaan harus menjadi titik temu semua pihak, bukan justru memunculkan ketegangan baru.
“Aceh sudah membayar mahal akibat konflik di masa lalu. Saat ini yang dibutuhkan adalah kejernihan berpikir dan kedewasaan bersama agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.

Tags: Akademisi USKBentrok TNI dengan WargaEffendi HasanPengamat Politik
Previous Post

Catat Jadwalnya, Ini Waktu Matahari Terbit dan Terbenam di Aceh Akhir 2025

Next Post

Sirene Tsunami di Delapan Titik Aceh Berfungsi Baik

Related Posts

Akademisi USK Sebut Masyarakat Harus Jadi Pengawas Anggota Dewan

by Riska Zulfira
7 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO – Masyarakat Aceh diminta untuk mengawasi kinerja anggota DPR Aceh yang baru dilantik pekan lalu. Menurut Akademisi Fakultas Ilmu...

Akademi USK Usul Pilkada 2024 Digelar Tak Langsung

by Riska Zulfira
10 Oktober 2023
0

MASAKINI.CO - Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK), DR. Effendi Hasan mengusulkan Pilkada Aceh...

Buku Olahraga dan Politik Soekarno Diluncurkan

Buku Olahraga dan Politik Soekarno Diluncurkan

by Masa Kini
25 September 2022
0

MASAKINI.CO - Buku dengan judul "Olahraga, Poltik dan Perlawanan Soekarno" resmi di-soft launching. Karya dari dua akademisi, Universitas Syiah Kuala...

Next Post

Sirene Tsunami di Delapan Titik Aceh Berfungsi Baik

USK Bakal Ringankan UKT Bagi Ribuan Mahasiswa Terdampak Bencana

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co