MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

Riska Zulfira by Riska Zulfira
24 Mei 2026
in Cerita
0

Pengunjung padati Savana Indrapuri saat hari libur | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tidak banyak yang menyangka hamparan padang penggembalaan sapi di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, kini menjadi tujuan akhir pekan bagi ratusan orang.

Kawasan yang awalnya dirancang untuk mendukung pembibitan ternak itu justru menarik perhatian karena bentangan rumput hijaunya yang luas, suasana yang tenang, dan pengalaman melihat langsung aktivitas peternakan dari dekat.

RelatedPosts

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

Dari pusat Kota Banda Aceh, perjalanan menuju lokasi hanya sekitar 40 hingga 45 menit. Namun sesampainya di sana, suasana yang ditemui terasa jauh berbeda. Hamparan savana terbuka membentang di depan mata, menghadirkan pemandangan yang selama ini lebih sering terlihat di layar ponsel daripada di sekitar kota.

Tidak ada bangunan ikonik atau wahana buatan yang menjadi daya tarik utama di tempat ini. Justru kesederhanaannya yang membuat banyak orang tertarik datang. Hamparan rumput hijau membentang luas dengan kontur lahan yang bergelombang ringan.

Di beberapa bagian terlihat kelompok sapi yang sedang merumput, sementara deretan pepohonan menjadi pemecah pemandangan di tengah padang terbuka.

Kawasan tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan tempat wisata pada umumnya. Pengunjung tidak datang untuk mengejar atraksi atau hiburan tertentu, melainkan menikmati suasana alam yang terbuka dan tenang.

Tangkapan Layar via drone savana Indrapuri, Aceh Besar | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Banyak yang berjalan santai menyusuri jalur yang tersedia, menikmati udara segar, atau sekadar duduk memandang bentangan padang rumput yang luas.

Di tengah maraknya destinasi wisata berbasis komersial, Savana Indrapuri justru tumbuh dari fungsi yang sangat sederhana, yakni sebagai area penggembalaan ternak.

Kepala BPTU-HPT Indrapuri, Dayat, mengatakan meningkatnya minat masyarakat untuk berkunjung menjadi peluang untuk memperkenalkan sektor peternakan kepada publik, khususnya generasi muda yang selama ini mungkin hanya mengenal dunia peternakan dari media sosial atau buku pelajaran.

“Kami berupaya agar masyarakat masih bisa menikmati pemandangan tapi aktivitas di Balai tidak terganggu,” kata Dayat, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, keberadaan pengunjung memberikan manfaat lebih luas karena kawasan tersebut dapat berfungsi sebagai sarana edukasi.

“Mudah-mudahan anak-anak muda juga tertarik untuk mengenal dan mengembangkan usaha peternakan, khususnya sapi Aceh,” ujarnya.

Untuk menjaga kesehatan ternak, sejumlah area tetap dibatasi bagi pengunjung. Setiap orang yang masuk juga diwajibkan mengikuti prosedur biosekuriti sebagai langkah pencegahan terhadap risiko penyebaran penyakit pada ternak.

Meski menerapkan pembatasan, jumlah kunjungan terus meningkat. Sejak dibuka untuk umum pada April hingga Mei, kawasan ini telah menerima sekitar 2.400 pengunjung. Pada hari Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung dapat mencapai 400 hingga 500 orang per hari.

“Pembatasan ini demi menjaga ekosistem disini. Kami juga meminta pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

Tags: Aceh BesarPadang PenggembalaanSapi AcehSavana IndrapuriWisata Edukasi
Previous Post

Hari Ketiga Penyaluran Bantuan Pangan di Baiturrahman Sasar 733 PBP

Next Post

Illiza Ajak Konten Kreator Jadi Ujung Tombak Syiar Islam di Ruang Digital

Related Posts

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

Angin Kencang Masih Terjadi, Lima Pohon Tumbang dalam Sehari

by Riska Zulfira
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem masih terjadi di Aceh Besar. Hari ini, lima titik pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat hembusan angin...

4 Pelajar Tenggelam di Pantai Ujong Batee, Satu Tewas dan Tiga Masih Dalam Pencarian 

by Riska Zulfira
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Empat remaja asal Perumnas Ujong Batee, Aceh Besar dilaporkan terseret arus laut di kawasan wisata Pantai Ujong Batee,...

Next Post

Illiza Ajak Konten Kreator Jadi Ujung Tombak Syiar Islam di Ruang Digital

PFI Apresiasi Diplomasi Pemerintah Bebaskan Jurnalis Foto Thoudy Badai

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...