MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

Aininadhirah by Aininadhirah
8 Juli 2026
in Cerita
0

Sosok Ghaisya Ulya, Atlet Taekwondo Kategori Junior Putri Raih Medali Emas pada ajang Taekwondo Aceh Student Championship 2.0, Minggu (5/7/2026) | Foto : Dok untuk Masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ketika nama Ghaisya Ulya dipanggil sebagai peraih medali emas pada Taekwondo Aceh Student Championship 2.0 di GOR KONI Aceh, sorak tepuk tangan memenuhi arena pertandingan. Remaja 16 tahun itu melangkah menuju podium dengan senyum yang sulit disembunyikan.

Ia menggenggam medali emas pertamanya, hadiah dari keputusan yang baru berani ia ambil dua tahun lalu.

RelatedPosts

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

Tidak banyak atlet yang mampu naik ke podium tertinggi hanya pada kejuaraan keduanya. Ghaisya melakukannya. Padahal, pada debutnya ia hanya membawa pulang medali perunggu.

“Alhamdulillah senang sekali, akhirnya dapat emas yang sebelumnya cuma dapat perunggu,” katanya, Kamis (8/7/2026).

Medali itu bukan datang karena keberuntungan. Ada proses yang berjalan diam-diam di baliknya.

Sejak kecil, Ghaisya sebenarnya menyukai olahraga bela diri. Namun, ketertarikan itu hanya berhenti sebagai keinginan. Ia belum cukup yakin untuk benar-benar mencoba.

Keberanian itu baru muncul ketika ia duduk di bangku kelas X SMA Negeri 5 Banda Aceh.

“Sudah dari kelas 1 SMA. Sebenarnya dari dulu suka bela diri, tapi baru berani waktu masuk SMA,” ujarnya.

Keputusan sederhana untuk mulai berlatih kemudian mengubah banyak hal. Dari seorang siswi yang hanya menyukai bela diri, Ghaisya perlahan tumbuh menjadi atlet yang terbiasa menghadapi tekanan pertandingan.

Kejuaraan pertama menjadi pelajaran berharga. Medali perunggu memang berhasil diraih, tetapi ia merasa masih banyak yang harus diperbaiki.

“Ini pertandingan yang kedua saya ikuti. Sebelumnya event BMA yang dibuat oleh Sekda, alhamdulillah kali ini dapatnya medali emas,” tuturnya.

Perubahan itu dibangun melalui rutinitas yang disiplin. Sepulang sekolah, ia tidak langsung menikmati waktu luang seperti kebanyakan remaja seusianya. Setelah beristirahat sejenak, ia kembali mengenakan dobok dan berangkat ke tempat latihan.

“Pulang sekolah jam setengah tiga, jadi ada waktu untuk istirahat satu jam setengah. Habis salat Asar langsung berangkat ke tempat latihan,” katanya.

Latihan menjadi bagian dari kesehariannya. Setiap sore ia mengulang gerakan yang sama, memperbaiki teknik, dan membangun kepercayaan diri sedikit demi sedikit. Dukungan keluarga membuatnya tetap bertahan menjalani proses itu.

Kini, medali emas menjadi penanda bahwa kerja kerasnya mulai membuahkan hasil. Namun, bagi Ghaisya, kemenangan tersebut bukan tujuan akhir.

Ia justru melihatnya sebagai langkah pertama untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi.

Di usianya yang masih 16 tahun, Ghaisya juga ingin berbagi pesan kepada anak-anak muda yang masih ragu memulai sesuatu.

“Merasa ragu berarti kamu peduli dengan mimpimu. Ubah pola pikirmu dan jangan biarkan apa yang tidak dapat kamu lakukan mengganggu apa yang dapat kamu lakukan.”

Tags: Atlet Taekwondo Banda AcehGhaisya UlyaGOR KONI AcehTaekwondo Aceh Student Championship 2.0
Previous Post

Sekda Aceh Genjot Rehabilitasi Sawah, Targetkan Petani Mulai Tanam Juli Ini

Related Posts

UKM Taekwondo UIN Ar-Raniry Borong 16 Medali di Aceh Student Championship 2.0

by Aininadhirah
8 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo UIN Ar-Raniry Banda Aceh menorehkan prestasi pada ajang Taekwondo Aceh Student Championship 2.0...

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co