MASAKINI.CO – Gempa bumi kembali mengguncang Kabupaten Bener Meriah dengan kekuatan Magnitudo 4,6 pada Selasa (30/12/2025) malam. Guncangan dirasakan cukup kuat oleh warga dan sempat menimbulkan kepanikan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di koordinat 4,76 Lintang Utara dan 96,78 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer. Episentrum gempa berada di wilayah barat Kabupaten Bener Meriah.
Beberapa saat setelah gempa utama, guncangan susulan kembali dirasakan dengan intensitas yang hampir sama. Kondisi ini membuat sebagian besar warga keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan menghindari potensi gempa lanjutan.
“Dari tadi sudah beberapa kali gempa, banyak warga berhamburan keluar rumah. Sampai sekarang sebagian warga masih memilih berada di luar sambil menunggu informasi resmi dari pemerintah,” ujar warga Kampung Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit, Hudri Syahputra.
Sebagian warga sempat mengaitkan gempa tersebut dengan aktivitas Gunung Api Burni Telong yang berada di wilayah Bener Meriah dan saat ini berstatus Level II (Waspada). Namun, pihak Pos Pemantau Gunung Api memastikan gempa yang terjadi bukan berasal dari aktivitas vulkanik.
Petugas Pos Pemantau Gunung Api, Suhardi Putra, menjelaskan bahwa gempa yang dirasakan merupakan gempa tektonik. “Benar tadi terjadi gempa tektonik yang cukup kuat, dirasakan dua kali, selebihnya guncangan kecil. Masyarakat tidak perlu khawatir karena ini bukan gempa vulkanik,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga malam ini kondisi Gunung Api Burni Telong masih terpantau normal. Status gunung tetap berada pada Level II Waspada, dengan visual gunung yang jelas dan tidak menunjukkan adanya perubahan aktivitas maupun keluarnya material vulkanik.
Suhardi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Kami terus siaga memantau perkembangan gunung api. Mohon masyarakat hanya mengikuti informasi resmi,” katanya.










Discussion about this post