MASAKINI.CO – Mohamed Salah menunjukkan perannya sebagai bintang utama Mesir. Ia berkontribusi dalam dua gol pada kemenangan 3-1 atas Benin di babak 16 besar Piala Afrika TotalEnergies, di Grand Stade d’Agadir Selasa (6/1/2026). Pertandingan yang membutuhkan waktu tambahan ini berhasil membawa The Pharaohs melaju ke babak perempat final.
Salah yang sudah dikenal sebagai pemain kunci Mesir memang tidak langsung mencetak gol di babak reguler, namun perannya sangat penting dalam pembukaan skor pada menit ke-69. Dia yang memulai serangan dari sisi kanan lapangan, sebelum memberikan umpan yang akhirnya diselesaikan dengan tendangan kuat oleh Marwan Attia dari luar kotak penalti. Meski demikian, Mesir harus menerima gol sama dari Jodel Dossou pada menit ke-83 akibat kesalahan pertahanan, yang membuat pertandingan masuk babak tambahan.
Di masa tambahan, tim Benin yang dijuluki Cheetahs sempat terpojok setelah Yasser Ibrahim mencetak gol pada menit ke-97 dengan ujungan kepala dari umpan silang sisi kanan. Namun mereka tetap berusaha membalas dengan mengerahkan seluruh kekuatan ke depan, yang akhirnya membuat lini belakang mereka terbuka. Pada menit ke-120+4, Salah muncul sebagai penyelamat dengan menyelesaikan serangan balik yang cepat untuk mencetak gol ketiga dan mengamankan kelulusan Mesir.
Sebelumnya di babak pertama, Mesir kesulitan menemukan celah meskipun ada kehadiran Salah. Tim Benin tampil terorganisir dengan baik, dengan pertahanan yang kokoh dan serangan balik yang berbahaya melalui Aloko, Olaitan, dan Dossou. Kiper Dandjinou juga melakukan beberapa penyelamatan krusial yang membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Pelatih Mesir, Hossam Hassan juga menyebutkan peran penting para pemainnya termasuk Salah. “Mesir adalah tim sepak bola besar dan saya ingin membuat rakyat saya bahagia,” ujarnya. “Kami secara mental siap bermain selama 90 menit atau tambahan waktu. Saya mempercayai tim dan staf saya, terutama dengan kontribusi yang diberikan oleh pemain seperti Mohamed Salah.”
Sementara pelatih Benin Gernot Rohr mengakui bahwa kualitas individu pemain Mesir seperti Salah menjadi salah satu faktor pembeda dalam pertandingan tersebut.










Discussion about this post