MASAKINI.CO – Real Madrid mengakhiri jabatan pelatih kepala Xabi Alonso. Keputusan ini datang sehari setelah mereka kalah dari FC Barcelona dalam pertandingan Piala Super yang digelar di Arab Saudi.
Klub sepak bola bergengsi asal Spanyol mengumumkan bahwa pemutusan dilakukan dengan kesepakatan bersama. Mereka menyatakan Alonso sebagai legenda klub yang selalu mencerminkan nilai-nilai Real Madrid dan akan selalu dihargai oleh para penggemar.
Namun media Eropa menyebutnya sebagai pecat de facto. BBC melaporkan bahwa Alonso tidak mengundurkan diri secara sukarela, “karena telah terjadi ketegangan dengan dewan terkait taktik dan manajemen tim selama beberapa bulan.”
Sebelum menjadi pelatih, Alonso merupakan gelandang kelas dunia yang bermain untuk Liverpool, Real Madrid, dan Bayern Munich. Ia mulai mengajar di Bayer Leverkusen pada 2022 dan membawa klub tersebut meraih gelar tanpa terkalahkan pada musim 2023-24.
Alonso diangkat menggantikan Carlo Ancelotti yang pindah ke tim nasional Brasil. Namun gaya sepak bolanya yang terorganisir bertentangan dengan pemain bintang seperti Vinícius Júnior dan Kylian Mbappé, bahkan terjadi konflik setelah kekalahan dari Barcelona.
Media Eropa menyebut keputusan ini mengejutkan. Meskipun hanya menginjak kurang dari satu tahun, Real Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona di La Liga. “Presiden Florentino Perez dinilai tidak sepenuhnya mempercayai Alonso,” mengutip chosun, Selasa (13/1/2026).
Real Madrid segera menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tetap baru. Arbeloa adalah legenda klub yang sebelumnya mengelola tim muda. Media berspekulasi Manchester United dan Liverpool mungkin akan mendatangi Alonso.










Discussion about this post