MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Ribuan Warga Aceh Tengah Masih Terisolir, Bantuan Disalurkan Lewat Helikopter

Riska Zulfira by Riska Zulfira
19 Januari 2026
in News
0
Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

Tenda pengungsi yang masih ditempati warga di Desa Kalasegi, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ribuan warga di Kabupaten Aceh Tengah masih terisolir pascabanjir dan longsor. Akses darat yang terputus memaksa pemerintah menyalurkan bantuan logistik melalui jalur udara menggunakan helikopter, Senin (19/1/2026).

Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Aceh, Murthalamuddin, mengatakan distribusi bantuan lewat udara dilakukan karena sejumlah jalan dan jembatan penghubung antar desa hingga kini belum dapat dilalui kendaraan.

RelatedPosts

Zaini Bakri Resmi Duduki Kursi DPRA, Gantikan Mawardi Basyah

Segini Harga Emas Perhiasan Hari Ini

Lima Motif Ornamen Aceh Dipilih untuk Dikembangkan ke Produk Fesyen

“Hari ini kami fokuskan distribusi bantuan melalui jalur udara agar logistik bisa segera sampai ke kampung-kampung yang masih terisolir,” kata Murthalamuddin.

Berdasarkan data BNPB, sebanyak delapan sorti penerbangan dilakukan menggunakan tiga unit helikopter. Helikopter BNPB jenis EC155-B1 dengan registrasi PK-VPD melaksanakan tiga sorti penerbangan menuju Kampung Penarun dan Kampung Jamat di Kecamatan Linge, serta Kampung Bintang Pepara di Kecamatan Ketol. Setiap sorti membawa muatan logistik seberat 500 kilogram.

Selain itu, helikopter BNPB Bell 407 dengan registrasi PK-ZGL melakukan dua sorti penerbangan ke Kampung Bergang dan Kampung Serempah di Kecamatan Ketol, masing-masing membawa 300 kilogram logistik.

Sementara helikopter BNPB Bell 505 dengan registrasi PK-ELS melaksanakan tiga sorti penerbangan ke Kampung Burlah di Kecamatan Ketol, Kampung Bius Utama atau Dusun Gantung Langit di Kecamatan Silih Nara, serta Kampung Umang di Kecamatan Linge, dengan muatan masing-masing 300 kilogram.

Bantuan yang dikirim berupa bahan pangan dan kebutuhan dasar. Seluruh logistik diserahkan kepada aparat kampung untuk kemudian dibagikan kepada warga terdampak.

Berdasarkan laporan Posko Penanganan Bencana, sebanyak 6.562 jiwa masih terisolir di 15 kampung di Aceh Tengah akibat longsor dan kerusakan parah pada akses transportasi darat.

Secara keseluruhan, bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak 26 November 2025 berdampak pada 14 kecamatan dan 295 kampung. Hingga kini, 45 titik pengungsian masih aktif dengan jumlah pengungsi mencapai 5.306 jiwa, termasuk 587 warga dari luar Kabupaten Aceh Tengah.

Data posko mencatat sebanyak 4.221 unit rumah rusak. Di sektor pertanian, kerusakan meliputi lahan kopi seluas 12.638 hektare, lahan cabai 4.099 hektare, serta sawah 2.765,22 hektare. Sektor perikanan turut terdampak dengan luas kerusakan 55,53 hektare.

Kerusakan infrastruktur mencakup 306 ruas jalan, 179 jembatan, dan 130 jaringan irigasi. Gangguan juga terjadi pada 235 tiang listrik, jaringan listrik di 38 desa, serta layanan telekomunikasi di 40 desa.

Hingga saat ini, tercatat 234.710 warga terdampak bencana. Sebanyak 25 orang meninggal dunia dan tiga orang masih dinyatakan hilang.

Murthalamuddin menyebut distribusi bantuan melalui udara akan terus dilakukan hingga akses darat kembali dapat dilalui.

“Kami tetap menyalurkan bantuan sambil membuka akses jalan agar mobilitas masyarakat bisa kembali berjalan,” ujarnya.

Tags: Aceh TengahBanjir AcehBantuan Udarabencana alamBNPBWarga Terisolir
Previous Post

Inter Miami Targetkan Copa Libertadores di Kaki Messi

Next Post

DPMG Aceh Besar Tegaskan Pengangkatan Aparatur Gampong Harus Sesuai Aturan

Related Posts

Daerah Rawan Banjir di Aceh Diusulkan Dapat Alat Berat Sistem Pinjam Pakai

by Ahmad Mufti
2 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah kabupaten/kota yang rawan banjir di Aceh diusulkan mendapat alat berat dengan skema pinjam pakai agar penanganan bencana dapat...

10 Bulan Terputus, Jembatan Permanen Kutablang Akhirnya Beroperasi

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO - Setelah sekitar 10 bulan terputus akibat banjir besar, Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, akhirnya kembali...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Next Post

DPMG Aceh Besar Tegaskan Pengangkatan Aparatur Gampong Harus Sesuai Aturan

Dua Hati Satu Suami

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co