MASAKINI.CO – Harga emas perhiasan di Banda Aceh kembali turun drastis.
Berdasarkan pantauan di akun Instagram @binanusa Pasar Aceh, Sabtu (31/1/2026), harga emas perhiasan hari ini dijual Rp8.850.000 per mayam (3,3 gram), belum termasuk ongkos pembuatan.
Hari ini, harga emas mengalami penurunan Rp520 ribu per mayam. Meski turun harga emas ini masih tergolong tinggi.
Selain harga dasar, pembeli juga harus menyiapkan biaya tambahan berupa ongkos pembuatan yang bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per mayam, tergantung model serta tingkat kerumitan perhiasan.
Seorang pedagang emas di Pasar Aceh, Daffa beberapa waktu lalu mengatakan kenaikan harga emas saat ini dipicu oleh kondisi geopolitik global yang tidak stabil, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang mendorong investor beralih ke logam mulia sebagai aset aman.
Meski harga melonjak tajam, daya beli masyarakat terhadap emas di Banda Aceh dinilai masih tinggi. Sekitar 95 persen masyarakat membeli dan hanya lima persen yang menjual.
“Harga emas setiap hari berubah, dan bahkan emas batangan bisa berubah per menit nya,” ujarnya
Penurunan ini membuat masyarakat tergerak untuk kembali membeli emas. Seperti yang dilakukan Nurdiani, warga Banda Aceh. Ia mengaku kembali membeli emas setelah adanya penurunan harga dari dua hari lalu.
“Mumpung lagi turun, saya langsung beli. Khawatir harganya naik lagi,” ucapnya.










Discussion about this post