MASAKINI.CO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh merencanakan pergeseran waktu pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) dari akhir tahun 2026 ke musim kering pada tahun berikutnya. Kebijakan tersebut diambil menyusul kondisi cuaca ekstrem serta dampak banjir yang masih melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri atau yang akrab disapa Pon Yaya, menyampaikan hal itu usai pertemuan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, di Banda Aceh, Rabu (4/2/2026).
Pon Yaya menjelaskan, pelaksanaan PORA tahun ini dinilai tidak memungkinkan karena curah hujan yang masih tinggi dan fokus pemerintah daerah yang saat ini masih tertuju pada pemulihan wilayah pascabencana.
“PORA rencananya akan kita geser dari akhir tahun ini ke musim kering di tahun berikutnya. Selain faktor cuaca, banyak daerah yang terdampak banjir masih fokus melakukan perbaikan, sehingga PORA tidak mungkin dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.
Selain pergeseran jadwal PORA, KONI Aceh juga telah mengambil kebijakan menghentikan Pra PORA pada akhir tahun lalu. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bencana yang melanda Aceh.
“Pra PORA akhir tahun lalu kita hentikan karena kondisi bencana. Anggarannya kita alihkan untuk bantuan kemanusiaan,” kata Pon Yaya.
Dalam pertemuan tersebut, KONI Aceh turut menyampaikan kebutuhan tambahan anggaran guna mendukung target prestasi olahraga Aceh, khususnya untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Pon Yaya menegaskan, Aceh menargetkan masuk 10 besar pada ajang olahraga nasional tersebut.
“Untuk pembinaan atlet dan pelatih serta kebutuhan mendesak lainnya, total anggaran yang dibutuhkan KONI Aceh tahun ini mencapai Rp64 miliar,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Aceh M Nasir menyatakan kesepahaman dengan KONI Aceh terkait pentingnya persiapan yang matang dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.
“Kita sepakat bahwa persiapan yang cukup adalah kunci untuk menjadi juara. Saya memiliki beban moral dan merasa bertanggung jawab untuk mendorong penambahan anggaran KONI Aceh demi peningkatan prestasi olahraga ke depan,” tegas M Nasir.
Ia memastikan, Pemerintah Aceh akan mengupayakan penambahan anggaran untuk KONI Aceh melalui mekanisme perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).










Discussion about this post