MASAKINI.CO – Dua bintang besar sepak bola membuat Liga Saudi menjadi sorotan dunia dalam waktu singkat. Cristiano Ronaldo menolak tampil untuk Al Nassr karena tidak puas dengan pengelolaan PIF (Dana Investasi Umum Arab Saudi). Sementara itu, Karim Benzema meninggalkan Al Ittihad untuk bergabung dengan Al Hilal.
Tiga tahun silam, Ronaldo mengejutkan dunia olahraga dengan bergabung ke Al Nassr. Enam bulan kemudian, banyak pemain kelas dunia seperti Benzema, Neymar, Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Aymeric Laporte mengikuti jejaknya ke Liga Saudi Pro.
Meskipun mereka sudah sangat kaya dengan pendapatan yang bisa mencapai milyaran rupiah, gaji di Liga Saudi dianggap mampu mengubah hidup. Bahkan Jordan Henderson pun terpikat oleh kesempatan tersebut. Liga ini kemudian dianggap sebagai pengganggu pasar transfer Eropa.
Ronaldo telah menjadi wajah utama proyek olahraga Arab Saudi, bertindak sebagai duta baik liga maupun negara. Saat menandatangani kontrak baru pada musim panas lalu, ia menyatakan, “saya senang, karena saya tahu liga ini sangat kompetitif. Hanya orang yang tidak pernah bermain di Arab Saudi, yang tidak mengerti apa-apa tentang sepak bola, yang mengatakan liga ini tidak termasuk lima besar terbaik di dunia,” kata Ronaldo, mengutip abola, Kamis (5/2/2026).
Ia percaya 100 persen pada kata-katanya, dan orang yang bermain di liga ini tahu apa yang ia bicarakan. Maka Ronaldo memilih tinggal, “karena saya percaya pada proyek ini tidak hanya untuk dua tahun ke depan tetapi hingga 2034, ketika Piala Dunia akan diadakan di Arab Saudi. Saya juga percaya bahwa itu akan menjadi Piala Dunia paling indah sepanjang masa.”
Namun kini, dia tampaknya tidak ingin lagi menjalankan aturan yang ada. Sejak bergabung pertengahan musim 2022/23, ia telah mencetak 91 gol dalam 95 laga, namun belum meraih gelar juara.
Al Nassr diperkuat oleh Jorge Jesus serta pemain baru João Félix dan Kingsley Coman pada musim panas, membentuk lini serang yang tangguh bersama Ronaldo dan Mané. Klub ini memulai musim dengan sempurna, memenangkan 10 laga pertama sebelum bermain imbang 2-2 kontra Al Ettifaq pada akhir tahun 2025.
“Kita berada di jalur yang benar. Kita tahu apa yang harus kita lakukan pada tahun 2026!,” tulis Ronaldo di Instagram. Bagi pemenang Bola Emas lima kali ini, hal itu berarti perlu memperkuat tim, terutama karena performa Al Nassr mulai menurun di tahun 2026.
Dalam 10 hari awal Januari, tim dari Riyadh kalah tiga kali berturut-turut. Kondisi ini mengubah keunggulan dua poin atas Al Hilal menjadi keterpurukan tujuh poin. Jorge Jesus juga merasa perlu adanya tambahan pemain untuk menyegarkan skuad yang terasa lelah.










Discussion about this post