MASAKINI.CO – Perubahan pola makan dan minum selama bulan Ramadan dapat memengaruhi kondisi kulit. Kurangnya asupan cairan dalam waktu yang cukup lama saat berpuasa berisiko membuat kulit menjadi kering dan kusam jika tidak diimbangi pola hidup sehat.
Dosen Fakultas Kedokteran dari IPB University, Rachmah Diana Putri, menjelaskan bahwa menjaga hidrasi tubuh menjadi faktor utama untuk mempertahankan kesehatan kulit selama menjalankan ibadah puasa.
“Selama berpuasa, tubuh tetap membutuhkan cairan yang cukup. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi, kulit dapat menjadi kering dan kehilangan elastisitasnya,” ujarnya dalam keterangan edukasi kesehatan Ramadan.
Ia menyebutkan beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat agar kesehatan kulit tetap terjaga selama Ramadan, antara lain:
1. Memenuhi kebutuhan air putih
saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi.
2. Mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin serta antioksidan.
3. Menggunakan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit.
4. Mengurangi makanan berminyak dan tinggi gula yang dapat memicu masalah kulit.
5. Menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.
Menurutnya, perawatan kulit selama puasa tidak hanya dilakukan dari luar, tetapi juga perlu diimbangi dengan pola makan sehat dan istirahat cukup.
“Pola hidup sehat selama Ramadan sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit, sehingga penting menjaga keseimbangan nutrisi dan cairan tubuh,” tambahnya.
Dengan menjaga hidrasi serta pola makan seimbang, masyarakat diharapkan tetap dapat menjalani ibadah puasa dengan kondisi tubuh yang sehat, termasuk kulit yang tetap lembap dan segar.










Discussion about this post