MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh kembali membuka program mudik gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 25 rute perjalanan disiapkan untuk membantu masyarakat pulang kampung tanpa biaya, di tengah kondisi ekonomi yang masih terdampak bencana hidrometeorologi.
Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah untuk memastikan warga tetap bisa merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa terbebani ongkos transportasi yang kian meningkat setiap musim mudik.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, mengatakan mudik gratis tahun ini merupakan arahan langsung Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
“Ini bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya. Terutama bagi warga yang kondisi ekonominya terdampak pascabencana,” ujar Teuku Faisal.
Dari total 25 rute, sebanyak 18 jalur darat akan dilayani menggunakan bus dan Hiace yang menghubungkan berbagai kabupaten/kota di Aceh. Sementara tujuh rute lainnya merupakan jalur laut dan penyeberangan untuk menjangkau wilayah kepulauan serta daerah pesisir.
Program ini terlaksana melalui kerja sama Pemerintah Aceh dengan Kementerian Perhubungan, BUMN, BUMD, serta sejumlah pihak swasta. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan armada mencukupi dan pelayanan berjalan optimal.
Dishub Aceh juga menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Personel bersama Ditlantas Polda Aceh, BPTD Kemenhub, dan Jasa Raharja telah melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap kendaraan angkutan umum.
Pemeriksaan mencakup kondisi teknis kendaraan, kelengkapan administrasi, hingga kesiapan pengemudi. “Kami ingin memastikan seluruh armada yang digunakan benar-benar layak jalan dan aman,” tegas Teuku Faisal.
Pendaftaran mudik gratis akan dibuka secara online pada minggu keempat Februari. Sementara keberangkatan dijadwalkan pada minggu ketiga Maret 2026, atau beberapa hari sebelum Idul Fitri.
Masyarakat dapat memantau informasi lengkap terkait jadwal keberangkatan, daftar rute, kuota peserta, serta mekanisme pendaftaran melalui kanal resmi media sosial Dinas Perhubungan Aceh.









Discussion about this post