MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Akses Terputus, Warga Gayo Setie Bangkit di Tengah Keterbatasan Pascabencana

Redaksi by Redaksi
28 Februari 2026
in News
0

YPANBA berkolaborasi dengan AWPF,Koalisi NGO HAM menyerahkan bantuan berupa sembako dan peralatan pertanian kepada korban terdampak bencana di Gayo Setie | Foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten di Aceh meninggalkan jejak panjang kerusakan infrastruktur dan tekanan kemanusiaan. Di Desa Gayo Setie, dampaknya masih terasa kuat. Jalan putus dan jembatan ambruk membuat ratusan warga terisolir, sementara sumber penghidupan mereka ikut tertimbun longsor.

Sebanyak 104 kepala keluarga atau 405 jiwa di desa tersebut bergantung pada hasil kebun kopi, cabai, dan sayuran. Namun, longsor yang terjadi pada 18 November 2025 lalu merusak lahan pertanian warga. Kondisi itu membuat pemulihan ekonomi menjadi kebutuhan mendesak, selain bantuan logistik dan layanan kesehatan.

RelatedPosts

Sampel MBG Simpang Mamplam Diuji BBPOM Aceh, Hasil Keluar 4–5 Hari

Sempat Turun, Harga Emas Banda Aceh Kembali Naik di Akhir Februari

BI Aceh Buka Periode II Penukaran Uang Rupiah, Ini Jadwal dan Lokasinya

Menjawab situasi tersebut, Yayasan Perempuan dan Anak Banda Aceh (YPANBA) bersama AWPF dan Koalisi NGO HAM, dengan dukungan Komunitas Quaker Australia serta para donatur, menyalurkan bantuan sembako dan peralatan pertanian kepada 18 kepala keluarga terdampak pada 24 Februari 2026. Dari total penerima, 13 di antaranya adalah kepala keluarga perempuan, dua lansia, serta tiga keluarga yang kebunnya terdampak langsung longsor.

Ketua YPANBA, Ruwaida, mengatakan persoalan utama yang dihadapi warga saat ini adalah akses. Hingga kini, jembatan yang putus belum diperbaiki dan kendaraan roda empat belum dapat melintas.

“Menuju desa hanya bisa dengan sepeda motor. Akses adalah kunci dalam tanggap darurat dan pemulihan. Tanpa itu, masyarakat akan terus kesulitan bangkit,” ujarnya.

Ia menegaskan, kerusakan infrastruktur tidak hanya menghambat distribusi bantuan, tetapi juga memperbesar risiko keselamatan warga, terutama perempuan, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas yang membutuhkan layanan kesehatan di luar desa.

Koordinator Posko Relawan Gajah Putih, Nur Cahayawati, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut warga sempat bergerak mandiri membersihkan material longsor dan memperbaiki jalur agar sepeda motor bisa melintas.

“Kami tidak ingin terus terisolir. Kami bergotong royong membuka jalan seadanya agar bisa keluar desa,” katanya.

Sementara itu, Direktur Koalisi NGO HAM, Khairil Arista, menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk membuka kembali akses dan mempercepat perbaikan infrastruktur.

“Jalan putus total membuat warga tidak bisa menjual hasil kebun yang tersisa. Negara harus hadir memastikan masyarakat terdampak tidak semakin rentan,” tegasnya.

Tags: akses terputusAWPFbantuan YPANBAGayo SetieKoalisi NGO HAMPascabencana Aceh
Previous Post

Sampel MBG Simpang Mamplam Diuji BBPOM Aceh, Hasil Keluar 4–5 Hari

Next Post

Gamis Melayu “Bini Orang” Jadi Primadona Lebaran Tahun 2026

Related Posts

Wagub Aceh Minta Percepatan Nasional Pembangunan Huntap dan Sinkronisasi Data Pascabencana

Wagub Aceh Minta Percepatan Nasional Pembangunan Huntap dan Sinkronisasi Data Pascabencana

by Redaksi
24 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meminta pemerintah pusat menetapkan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) sebagai prioritas nasional dalam penanganan...

Kegiatan Padat Karya Tunai di Aceh Libatkan 20an Ribu Warga

by Ulfah
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO -  Kegiatan Padat Karya Tunai melibatkan sekitar 20-an ribu warga sekitar lokasi pembersihan dan pemulihan daerah terdampak banjir dan...

Pemerintah Aktifkan 50 Tenda Belajar untuk Pemulihan Pendidikan Aceh

by Redaksi
25 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah melalui Kemendikdasmen gencar mempercepat pemulihan pendidikan di Aceh pascabencana. Hingga 24 Januari 2026, lima puluh unit tenda...

Next Post

Gamis Melayu “Bini Orang” Jadi Primadona Lebaran Tahun 2026

Belum Daftar PSE, Fitur Login Wikimedia Kini Dibatasi

Belum Daftar PSE, Fitur Login Wikimedia Kini Dibatasi

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co