MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kurangi Konsumsi Kafein Selama Puasa, Ini Dampaknya Jika Berlebihan

Aininadhirah by Aininadhirah
5 Maret 2026
in News
0

Ilustrasi kopi dan teh | Pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Konsumsi kopi, teh, dan minuman berkafein lainnya menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan bagi sebagian masyarakat. Namun selama bulan puasa, asupan kafein sebaiknya dibatasi agar tidak mengganggu kondisi tubuh saat menahan lapar dan haus sepanjang hari.

Kafein merupakan zat stimulan yang dapat meningkatkan konsentrasi dan mengurangi rasa kantuk. Meski demikian, dalam kondisi berpuasa, konsumsi berlebihan justru berpotensi menimbulkan sejumlah masalah kesehatan. Kafein memiliki efek diuretik ringan yang dapat meningkatkan produksi urine.

RelatedPosts

Panic Buying Picu SPBU Simpang Jam dan Ulee Lheue di Banda Aceh Kehabisan BBM

Harga Emas Hari Ini

Panic Buying BBM Mulai Terjadi di Banda Aceh Imbas Konflik AS–Israel dan Iran

Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, terutama saat sahur, tubuh bisa lebih cepat kehilangan cairan dan meningkatkan risiko dehidrasi. Akibatnya, seseorang dapat merasa lebih cepat haus, lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi sebelum waktu berbuka tiba.

Selain itu, kafein juga dapat merangsang produksi asam lambung. Pada perut yang kosong dalam waktu lama, kondisi ini berisiko memicu rasa perih, mual, atau kambuhnya maag bagi sebagian orang. Dampak lainnya adalah gangguan kualitas tidur apabila kafein dikonsumsi pada malam hari setelah berbuka, sehingga tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup sebelum sahur.

Ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kencana Fitri Hudayani, M.Gizi, menyarankan agar konsumsi teh dan kopi selama puasa tetap dibatasi. Ia menuturkan bahwa minuman berkafein boleh saja dikonsumsi, namun sebaiknya tidak berlebihan dan tetap diimbangi dengan asupan air putih yang cukup untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

“Konsumsi teh dan kopi sebaiknya secukupnya, misalnya hanya satu gelas teh dan satu cangkir kopi per hari, serta selebihnya ditingkatkan minum air putih,” ujar Fitri pada pesan singkatnya beberapa waktu lalu.

Bagi individu yang terbiasa mengonsumsi kafein setiap hari, pengurangan secara bertahap sebelum dan selama puasa dapat membantu menghindari sakit kepala atau gejala putus kafein. Dengan pengaturan pola minum yang tepat, ibadah puasa dapat dijalani dengan tubuh yang tetap bugar dan sehat.

Tags: Ahli GizikafeinMinum Kopi Saat Puasa
Previous Post

Panic Buying Picu SPBU Simpang Jam dan Ulee Lheue di Banda Aceh Kehabisan BBM

Related Posts

Mau Berhenti Minum Kopi? Jangan Lakukan Secara Mendadak

Mau Berhenti Minum Kopi? Jangan Lakukan Secara Mendadak

by Redaksi
2 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Kafein masih tetap ada dalam kopi setelah proses dekafeinasi dengan kadar yang beragam. Kopi tanpa kafein pun masih...

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co