MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Maret 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

10 Cara Mengurangi Scrolling Media Sosial Secara Berlebihan

Ulfah by Ulfah
13 Maret 2026
in News
0
10 Cara Mengurangi Scrolling Media Sosial Secara Berlebihan

Ilustrasi scrolling media sosial. | Foto : Istockphoto/gorodenkoff

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi salah satu platform utama untuk berkomunikasi, mencari informasi, dan hiburan. Namun, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif,

Dilansir dari Her World, Jumat (13/3/2026), terlalu sering menggunakan media sosial dapat memengaruhi fokus, produktivitas, hingga kesehatan mental. Ketika terus menerus melihat konten tanpa batas, otak menjadi terbiasa dengan stimulasi instan. Akibatnya, bisa merasa sulit berkonsentrasi pada aktivitas lain yang membutuhkan perhatian lebih lama.

RelatedPosts

Pasar 1001 Malam di Banda Aceh Ditutup, UMKM Raup Omzet Rp90 Juta

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar di Wajah dan Dada

Tips Mudik Lebaran Aman, Nyaman dan Selamat Sampai Tujuan

Scrolling yang tidak terkendali juga bisa membuat waktu berharga terbuang sia-sia dan mengurangi kualitas hidup. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengurangi kebiasaan scrolling media sosial secara berlebihan.

Berikut beberapa tips mengurangi scrolling media sosial secara berlebihan.

1. Memahami Dampak Negatif Scrolling Berlebihan

Sebelum mulai mengurangi kebiasaan scrolling, penting untuk memahami bagaimana scrolling berlebihan bisa memengaruhi diri sendiri. Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak waktu di media sosial dapat meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan perasaan kesepian.

Selain itu, waktu tidur yang terganggu akibat penggunaan media sosial di malam hari juga berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Dengan memahami bahaya ini, motivasi untuk mengurangi scrolling akan lebih kuat.

2. Evaluasi dan Catat Waktu Penggunaan Media Sosial

Manfaatkan fitur bawaan smartphone seperti Screen Time (iOS) atau Digital Wellbeing (Android) untuk memantau durasi penggunaan aplikasi media sosial. Catat juga waktu yang dihabiskan pada setiap aplikasi agar kamu bisa mengidentifikasi mana yang paling sering kamu akses dan kapan waktu puncak penggunaan.

3. Tentukan Batasan Waktu Harian

Setelah mengetahui durasinya, buat batasan waktu harian yang realistis untuk penggunaan media sosial. Misalnya, bisa mulai dengan mengurangi waktu dari 3 jam menjadi 1,5 jam per hari.

Kemudian, gunakan timer atau pengingat di ponsel untuk memberitahukan ketika batas waktu sudah tercapai. Disiplin pada batasan waktu ini akan membantu mengurangi waktu scrolling tanpa disadari.

4. Buat Jadwal Penggunaan Media Sosial

Buat jadwal khusus untuk mengakses media sosial, misalnya menentukan waktu 30 menit di pagi hari dan 30 menit di malam hari.

Dengan cara ini, media sosial tidak menjadi gangguan di tengah aktivitas penting seperti bekerja atau belajar. Jadwal juga membantu membangun kebiasaan yang lebih sehat dan terkontrol.

5. Matikan atau Atur Notifikasi dengan Bijak

Notifikasi yang terus-menerus muncul sering kali menjadi pemicu utama untuk membuka aplikasi media sosial tanpa tujuan.

Untuk mengurangi godaan ini, matikan notifikasi yang tidak penting atau atur hanya notifikasi dari kontak atau grup yang benar-benar penting. Hal ini akan mengurangi gangguan dan membuat kamu lebih fokus pada aktivitas yang sedang dilakukan.

6. Ganti Kebiasaan Scrolling dengan Aktivitas Positif

Ketika merasa ingin membuka media sosial tanpa alasan jelas, coba alihkan perhatian dengan melakukan aktivitas lain yang lebih bermanfaat. Misalnya, membaca buku, berolahraga, menulis jurnal, atau berkumpul dengan keluarga dan teman.

Aktivitas tersebut tidak hanya mengurangi waktu scrolling, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mental.

7. Bersihkan dan Atur Ulang Feed Media Sosial

Feed yang berantakan dengan banyak akun yang tidak relevan atau negatif bisa membuat kamu lebih sering scrolling tanpa tujuan yang jelas. Luangkan waktu untuk unfollow atau mute akun-akun yang tidak memberikan manfaat positif.

Kemudian, fokus pada akun yang memberikan inspirasi, edukasi, dan hiburan sehat sehingga waktu yang dihabiskan di media sosial menjadi lebih bermakna.

8. Gunakan Aplikasi Pendukung untuk Membatasi Penggunaan

Saat ini tersedia banyak aplikasi yang dirancang untuk membantu mengontrol penggunaan media sosial, seperti Forest, StayFocusd, atau AppBlock.

Aplikasi tersebut memungkinkan kamu menetapkan batas waktu penggunaan serta memblokir aplikasi tertentu setelah batas waktu tercapai. Menggunakan aplikasi ini bisa menjadi alat bantu yang efektif untuk membangun disiplin diri.

9. Praktikkan Mindfulness saat Menggunakan Media Sosial

Mindfulness atau kesadaran penuh dapat membantu kamu menjadi lebih sadar terhadap kebiasaan scrolling. Sebelum membuka media sosial, tanyakan pada diri sendiri apakah ada tujuan tertentu atau hanya sekadar kebiasaan.

Dengan latihan mindfulness, kamu akan lebih mudah mengontrol impuls dan memilih cara menggunakan media sosial yang lebih sehat dan terarah.

10. Cari Dukungan dari Lingkungan Sekitar

Mengurangi scrolling berlebihan kadang sulit dilakukan sendiri. Ajak orang terdekat untuk bersama-sama mengurangi penggunaan media sosial.

Dukungan dari orang terdekat dapat meningkatkan motivasi dan membuat proses perubahan menjadi lebih menyenangkan dan berkelanjutan.

Tags: kesehatan mentalmedia sosialPengguna medoa sosialScrolling medsos
Previous Post

Pasar 1001 Malam di Banda Aceh Ditutup, UMKM Raup Omzet Rp90 Juta

Related Posts

Mulai 28 Maret, Anak Usia di Bawah 16 Tahun Dilarang Miliki Akun Instagram-TikTok

Mulai 28 Maret, Anak Usia di Bawah 16 Tahun Dilarang Miliki Akun Instagram-TikTok

by Ulfah
6 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah menerbitkan aturan baru terhadap anak di ruang digital berisiko tinggi, termasuk media sosial. Melalui Peraturan Kementerian Komunikasi...

Efek Gagal Transfer McNeil, Sharpley Keluhkan Kesehatan Mental

by Ali L
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemain Everton, Dwight McNeil menghadapi kegagalan transfer ke Crystal Palace dengan nilai sekitar Rp 387,5 miliar. Kondisinya kini...

Angkat Isu Kesehatan Mental, Mahasiswa FK USK Raih Juara I Internasional di Nepal

by Riska Zulfira
21 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Isu kesehatan mental tenaga kesehatan menjadi perhatian dalam ajang East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 di Nepal....

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co