MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Maret 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Permintaan Sumut dan Sumbar Meningkat, Rawit Bener Meriah Kian ‘Pedas’

Syah Antoni by Syah Antoni
31 Oktober 2023
in News
0

Cabai di Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (31/10/2023). Syah Antoni/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Harga cabai rawit di tingkat petani mengalami kenaikan signifikan diakhir Oktober. Pantauan masakini.co, cabai rawit dijual petani Rp38 ribu per kilogram, Selasa (31/10/2023).

Harga tersebut mengalami peningkatan dibandingkan pertengahan bulan, yakni Rp33 ribu per kilogram.

RelatedPosts

50 Sopir Bus dan Hiace Mudik Gratis di Aceh Jalani Tes Urin

Jemput Berkah Ramadan, BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Berbagi Paket Takjil

Padu Padan Warna Baju dan Hijab untuk Mempercantik Penampilan Saat Lebaran

“Alhamdulillah permintaan cabai rawit dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat cukup tinggi. Hal tersebut berdampak pada meningkatnya harga jual di tingkat petani,” ungkap Alkadaraya, agen cabai di Kampung Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah.

Alkada menambahkan, sebelum mengalami kenaikan. Harga jual rawit stabil Rp33 ribu per kilogram. Harga tersebut bertahan beberapa minggu. Kendati demikian, dirinya tidak tahu sampai kapan harga cabai rawit akan stabil.

“Ya, tidak tahu juga sampai kapan harga stabil. Kita tidak tahu apa petani di sana akan panen atau sedang menanam. Tapi harapan saya semoga harga tetap stabil atau meningkat,” katanya.

Sakdiah, petani cabai rawit di Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, bersyukur harga cabai naik. Pasalnya, hasil panennya kali ini mengalami penurunan kuantitas dan kualitas.  Hal tersebut disebabkan penyakit antraknosa yang menyerang tanaman cabainya.

Hasil panennya menurun hingga tiga puluh persen. Ia mengaku kesulitan mengatasi penyakit antraknosa yang sangat sulit diobati. Penyakit tersebut begitu cepat menyebar sekaligus menggerogoti tanaman cabainya.

Bila sebelumnya hasil panen mencapai tiga puluh kilogram. Panen kali ini turun menjadi dua puluh kilogram saja. Antraknosa juga menyerang tanaman petani lainnya yang sedang memasuki masa panen.

“Hanya sedikit petani yang mampu menyelamatkan tanaman cabainya dari bahaya antraknosa. Lebih-lebih saat musim hujan perkembangannya jadi makin pesat,” pungkas Sakdiah.

Tags: AntraknosaBener MeriahCabai RawitHarga CabaiPetani Cabai
Previous Post

OMS di Aceh Luncurkan Peta Digital Situs Penyiksaan

Next Post

Sebelas Kuartal Laba, Indosat Komit Berikan Layanan Digital Kelas Dunia

Related Posts

Harga Cabai dan Bawang di Banda Aceh Naik Rp10 Ribu per Kg

by Aininadhirah
8 Februari 2026
0

MASAKINI.CO- Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Al Mahirah, Banda Aceh mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Komoditas cabai dan...

Polres Bener Meriah Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri di Blang Tampu

by Riska Zulfira
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kepolisian Resor Bener Meriah menggelar rekonstruksi kasus perampokan yang berujung pembunuhan terhadap pasangan suami istri di Desa Blang...

Disdukcapil Bener Meriah Pulihkan Kembali Dokumen Korban Bencana

by Aininadhirah
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bener Meriah telah memulihkan kembali dokumen warga yang terdampak bencana alam...

Next Post
Sebelas Kuartal Laba, Indosat Komit Berikan Layanan Digital Kelas Dunia

Sebelas Kuartal Laba, Indosat Komit Berikan Layanan Digital Kelas Dunia

Korban Tenggelam di Pulo Kapuk Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Pulo Kapuk Ditemukan Meninggal

Discussion about this post

CERITA

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co