MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Mei 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Permintaan Sumut dan Sumbar Meningkat, Rawit Bener Meriah Kian ‘Pedas’

Syah Antoni by Syah Antoni
31 Oktober 2023
in News
0

Cabai di Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (31/10/2023). Syah Antoni/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Harga cabai rawit di tingkat petani mengalami kenaikan signifikan diakhir Oktober. Pantauan masakini.co, cabai rawit dijual petani Rp38 ribu per kilogram, Selasa (31/10/2023).

Harga tersebut mengalami peningkatan dibandingkan pertengahan bulan, yakni Rp33 ribu per kilogram.

RelatedPosts

Enam Demonstran Diamankan Polisi Usai Insiden Penurunan Bendera

Aksi Mahasiswa Tolak Pergub JKA Berakhir Ricuh, Massa Klaim Ada Korban Luka

40 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia, Tertua Capai 101 Tahun

“Alhamdulillah permintaan cabai rawit dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat cukup tinggi. Hal tersebut berdampak pada meningkatnya harga jual di tingkat petani,” ungkap Alkadaraya, agen cabai di Kampung Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah.

Alkada menambahkan, sebelum mengalami kenaikan. Harga jual rawit stabil Rp33 ribu per kilogram. Harga tersebut bertahan beberapa minggu. Kendati demikian, dirinya tidak tahu sampai kapan harga cabai rawit akan stabil.

“Ya, tidak tahu juga sampai kapan harga stabil. Kita tidak tahu apa petani di sana akan panen atau sedang menanam. Tapi harapan saya semoga harga tetap stabil atau meningkat,” katanya.

Sakdiah, petani cabai rawit di Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, bersyukur harga cabai naik. Pasalnya, hasil panennya kali ini mengalami penurunan kuantitas dan kualitas.  Hal tersebut disebabkan penyakit antraknosa yang menyerang tanaman cabainya.

Hasil panennya menurun hingga tiga puluh persen. Ia mengaku kesulitan mengatasi penyakit antraknosa yang sangat sulit diobati. Penyakit tersebut begitu cepat menyebar sekaligus menggerogoti tanaman cabainya.

Bila sebelumnya hasil panen mencapai tiga puluh kilogram. Panen kali ini turun menjadi dua puluh kilogram saja. Antraknosa juga menyerang tanaman petani lainnya yang sedang memasuki masa panen.

“Hanya sedikit petani yang mampu menyelamatkan tanaman cabainya dari bahaya antraknosa. Lebih-lebih saat musim hujan perkembangannya jadi makin pesat,” pungkas Sakdiah.

Tags: AntraknosaBener MeriahCabai RawitHarga CabaiPetani Cabai
Previous Post

OMS di Aceh Luncurkan Peta Digital Situs Penyiksaan

Next Post

Sebelas Kuartal Laba, Indosat Komit Berikan Layanan Digital Kelas Dunia

Related Posts

3 Rumah Warga di Bener Meriah Terbakar, Delapan Warga Mengungsi

by Riska Zulfira
30 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran terjadi di Desa Bale Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Senin (30/3/2026) dini hari sekitar pukul...

Akses Jalan Bener Meriah–Aceh Utara Mulai Normal, Pengendara Diimbau Tetap Hati-hati

Akses Jalan Bener Meriah–Aceh Utara Mulai Normal, Pengendara Diimbau Tetap Hati-hati

by Redaksi
20 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Ruas jalan lintas Bener Meriah – Aceh Utara saat ini sudah dapat dilintasi pengendara melalui jalur KKA. Meskipun...

Harga Cabai dan Bawang di Banda Aceh Naik Rp10 Ribu per Kg

by Aininadhirah
8 Februari 2026
0

MASAKINI.CO- Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Al Mahirah, Banda Aceh mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Komoditas cabai dan...

Next Post
Sebelas Kuartal Laba, Indosat Komit Berikan Layanan Digital Kelas Dunia

Sebelas Kuartal Laba, Indosat Komit Berikan Layanan Digital Kelas Dunia

Korban Tenggelam di Pulo Kapuk Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Pulo Kapuk Ditemukan Meninggal

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co