Alami Stroke Saat Berlayar, Warga Filipina Dievakusi di Perairan Aceh

Proses evakuasi ABK asal Filipina yang mengalami stroke saat berlayar di perairan Selat Benggala, Aceh Besar. (foto: Basarnas Banda Aceh/masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Alami Stroke Saat Berlayar, Warga Filipina Dievakusi di Perairan Aceh

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Proses evakuasi ABK asal Filipina yang mengalami stroke saat berlayar di perairan Selat Benggala, Aceh Besar. (foto: Basarnas Banda Aceh/masakini.co)

MASAKINI.CO – Seorang anak buah kapal (ABK) kapal kargo MV Mairini mengalami stroke saat dalam pelayaran dari Luo Yuan, China, tujuan Penang, Malaysia. ABK bernama Antonio V. Braga itu dievakuasi tim Basarnas Banda Aceh di sekitar perairan Selat Benggala, Aceh Besar, Kamis (19/5/2022) malam.

“Warga negara Filipina tersebut dievakuasi karena dilaporkan mengalami stroke dan dilakukan (evakuasi) berdasarkan permintaan kapten kapal,” kata Kepala Basarnas Banda Aceh, Budiono, Jumat (20/5/2022).

Menurut Budiono, kapal kargo berbendera Marshal Island itu sedang berlayar di sekitar Selat Benggala, lalu kapten kapal menghubungi pihak Basarnas Banda Aceh karena ada satu kru kapal mengalami sakit dan butuh penanganan medis.

Dari informasi itu, Basarnas Banda Aceh memberangkatkan tim sekira pukul 21.40 WIB. Tim SAR berangkap menggunakan KN Kresna dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menuju titik evakuasi. Titik evakuasi berjarak 7,5 mil laut dari pelabuhan.

Budiono mengatakan, proses evakuasi warga negara asing ini berlangsung sekitar tiga jam.

Setiba di pelabuhan Ulee Lheue, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh menggunakan ambulance.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist