Klinik Kesehatan Haji Setara Rumah Sakit Tipe C

Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah.[Kemenkes]

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Klinik Kesehatan Haji Setara Rumah Sakit Tipe C

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah.[Kemenkes]

MASAKINI.CO – Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah dan Makkah dipastikan mampu menampung jumlah jamaah yang sakit. Lokasinya juga dekat dengan pondokan tempat jamaah Indonesia tinggal.

KKHI Madinah berlantai lima diresmikan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, Mei lalu. Selain dekat pondokan, posisinya juga tidak jauh dari Masjid Nabawi.

Fasilitas kesehatannya turut dilengkapi Unit Gawat Darurat (UGD), Intensive Care Unit (ICU), dan ruang perawatan dengan daya tampung memadai. Ruang rawat inap laki-laki dan perempuan dipisahkan dan juga tersedia ruang rawat inap psikiatri.

“KKHI Madinah dapat menampung 70 jemaah haji yang sakit,” jelas Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka di Jakarta.

 

Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah. [Kemenkes]
Ia menjelaskan ruang UGD dan ICU terletak di lantai dasar, sementara ruang rawat inap ditempatkan di lantai basement. Lantai-lantai berikutnya diperuntukkan bagi ruang perkantoran, depo obat, dan tempat tinggal petugas kesehatan. Tempat tidur yang tersedia bagi petugas sebanyak 264. Sehingga total kapasitasnya mencapai 334 tempat tidur.

KKHI Madinah dilengkapi dengan apotek, laboratorium, radiologi, fasilitas rujukan dan tiga ambulans yang siaga 24 jam. Tersedia pula poliklinik umum dan poliklinik gigi. “Ini menunjukkan bahwa Kemenkes benar-benar mendukung penyelenggaraan haji yang dikelola pemerintah. Tujuannya agar jemaah memperoleh pelayanan kesehatan maksimal,” sebut Eka.

KKHI Madinah memiliki 80 tenaga kesehatan dan 57 tenaga pendukung kesehatan. Jenis tenaga kesehatan mulai dari dokter umum, dokter gigi, apoteker, perawat, sanitarian, ahli gizi hingga dokter spesialis. Dokter spesialis yang bekerja di sini antara lain spesialis penyakit dalam, paru, jantung dan pembuluh darah, bedah, dan kedokteran jiwa.

“Klinik ini setara dengan rumah sakit tipe C di Indonesia atau seperti RSUD di tingkat kabupaten/kota,” jelasnya.[]

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist