Pelaku Penembakan 2 Warga Aceh Besar Ditangkap, 1 Masih Buron

Konferensi pers Polda Aceh soal penembakan 2 warga Aceh Besar, Senin 30/5/2022. Lima pelaku berhasil ditangkap dan satu buron. (foto: masakini.co/Alfath)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pelaku Penembakan 2 Warga Aceh Besar Ditangkap, 1 Masih Buron

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Konferensi pers Polda Aceh soal penembakan 2 warga Aceh Besar, Senin 30/5/2022. Lima pelaku berhasil ditangkap dan satu buron. (foto: masakini.co/Alfath)

MASAKINI.CO – Polisi menangkap 5 terduga pelaku penembakan 2 warga Desa Aneuk Glee, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Maimun (38) dan Ridwan (38). Motif penembakan baru sedikit tersingkap karena pelaku dendam kepada korban.

“Kami masih mengejar satu pelaku yang diduga otak penembakan. Identitasnya sudah dikantongi. Nanti didalami lagi motif dendam seperti apa antara pelaku terhadap korban,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, Senin (30/5/2022).

Dia menyebut, kelima pelaku yang telah Ditangkap itu berinisial TM, DW, NZ, ZD dan MY. Mereka ditangkap personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh pada Kamis (26/5/2022) di beberapa lokasi berbeda di Aceh Besar.

Kelimanya punya peran masing-masing. Pelaku TM tugasnya sebagai perencana dan penyuplai logistik, DW pemberi informasi dan penyuplai logistik. Sementara NZ, ZD dan MY berperan sebagai pendamping eksekutor yang memantau korban di tempat kejadian perkara.

Menurut Winardy, kelima pelaku penembakan ini ditangkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, memperoleh suplai informasi dari intelijen Polda Aceh, dan keterangan usai memeriksa 23 saksi.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti empat butir selongsong peluru kaliber 5,56 serta satu buah balok panjang berukuran satu meter.

“Penembakan Ini murni kriminal biasa. Otak pelaku penembakan masih kami kejar, nanti akan kami sampaikan kembali motif dendam seperti apa,” ujar Kombes Pol Winardy.

Sebelumnya, Ridwan dan Maimun ditembak pada Kamis (12/5/2022) malam. Peristiwa itu bermula saat korban pulang dari kebun menuju rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Di pertengahan jalan setapak menuju desa, tiba-tiba korban ditembak oleh pelaku hingga terjatuh.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, keduanya meninggal dunia di rumah sakit umum daerah Zainoel Abidin Banda Aceh.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist