MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kabut Asap Melanda India, Apa Penyebabnya?

Redaksi by Redaksi
17 November 2021
in News
0
Kabut Asap Melanda India, Apa Penyebabnya?

Kabut asap menyelimuti New Delhi, India. (sumber foto: AP/Altaf Qadri/kompas.com)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pihak berwenang di ibu kota India, New Delhi, menutup semua sekolah dan perguruan tinggi hingga batas waktu yang belum ditentukan di tengah tingkat polusi udara yang memburuk. Pekerjaan konstruksi juga disetop hingga 21 November.

Tetapi, ada pengecualian untuk proyek-proyek yang berhubungan dengan transportasi dan pertahanan. Selain itu, hanya lima dari 11 pembangkit listrik uap (PLTU) batu bara di kota tersebut yang diizinkan beroperasi sebagaimana dilansir BBC, Rabu (17/11/2021).

RelatedPosts

Enam Anak Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMA Negeri 3 Banda Aceh

Kualitas Udara Banda Aceh Sedang, Warga Diimbau Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Kabut Asap Selimuti Banda Aceh, DPRK Usul Sekolah Daring

Kabut asap beracun telah menyelimuti New Delhi sejak festival Diwali atau pada 4 November. Tingkat PM 2,5, atau partikel kecil yang dapat menyumbat paru-paru, di New Delhi jauh lebih tinggi dari ambang batas yang ditentukan WHO.

Campuran berbagai faktor seperti emisi kendaraan, industri, debu, dan pola cuaca menjadikan New Delhi sebagai ibu kota paling tercemar di dunia. Udara menjadi sangat beracun di bulan-bulan musim dingin karena para petani di negara bagian tetangga membakar tunggul tanaman mereka.

Selain itu, penyalaan kembang api selama Diwali juga semakin memperburuk kualitas udara. Kecepatan angin rendah juga berperan karena menjebak polutan di atmosfer yang lebih rendah.

Tahun ini, polusi udara di sana menjadi begitu mengerikan sehingga memicu peringatan keras dari Mahkamah Agung India. Mahkamah Agung India mengarahkan pemerintah negara bagian dan federal untuk mengambil tindakan segera dan darurat untuk mengatasi masalah tersebut.

Setelah itu, sebuah pertemuan diadakan oleh Komisi Delhi untuk Manajemen Kualitas Udara dan langkah-langkah darurat diumumkan. Langkah-langkah lain yang diumumkan seperti larangan masuknya truk di New Delhi dan beberapa negara bagian seperti Uttar Pradesh, Punjab, Haryana, dan Rajasthan hingga 21 November.

Namun, larangan tersebut dikecualikan untuk truk yang membawa komoditas penting. Panel tersebut mengarahkan Delhi dan negara bagian lain untuk “mendorong” WFH 50 persen di semua kantor swasta yang berada di Wilayah Ibu Kota Nasional selama periode tersebut.

Sumber: kompas.com

Tags: festival DiwaliIndiaKabut AsapNew Delhipolusi udara
Previous Post

Musda ke-V, Pemko Sabang harap MPU Terus Aktif Beri Solusi Pemasalahan Umat

Next Post

Menang Mudah Atas Borda FC, RAS Kutatinggi Lolos ke Semifinal

Related Posts

Asap Karhutla Mulai Masuk Lhokseumawe, Warga Diimbau Pakai Masker

by Riska Zulfira
15 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Sumatera Selatan hingga Kalimantan mulai menurunkan kualitas udara di Kota Lhokseumawe,...

Asap Karhutla Mulai Masuk Aceh, 10 Kabupaten/Kota Berpotensi Terdampak

by Riska Zulfira
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari sejumlah wilayah semakin meluas hingga memasuki Aceh. Berdasarkan pemantauan citra...

BMKG Ingatkan Polusi Udara Berpotensi Meningkat Saat El Nino Kuat 2026

by Riska Zulfira
30 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat terhadap potensi memburuknya kualitas udara selama fenomena El Nino kuat...

Next Post
Menang Mudah Atas Borda FC, RAS Kutatinggi Lolos ke Semifinal

Menang Mudah Atas Borda FC, RAS Kutatinggi Lolos ke Semifinal

Lemhannas RI Evaluasi Pendidikan Alumni di UIN Ar-Raniry

Lemhannas RI Evaluasi Pendidikan Alumni di UIN Ar-Raniry

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co