MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kabut Asap Melanda India, Apa Penyebabnya?

Redaksi by Redaksi
17 November 2021
in News
0
Kabut Asap Melanda India, Apa Penyebabnya?

Kabut asap menyelimuti New Delhi, India. (sumber foto: AP/Altaf Qadri/kompas.com)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pihak berwenang di ibu kota India, New Delhi, menutup semua sekolah dan perguruan tinggi hingga batas waktu yang belum ditentukan di tengah tingkat polusi udara yang memburuk. Pekerjaan konstruksi juga disetop hingga 21 November.

Tetapi, ada pengecualian untuk proyek-proyek yang berhubungan dengan transportasi dan pertahanan. Selain itu, hanya lima dari 11 pembangkit listrik uap (PLTU) batu bara di kota tersebut yang diizinkan beroperasi sebagaimana dilansir BBC, Rabu (17/11/2021).

RelatedPosts

Empat Penyebab Bau Mulut Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sore Perdana Ramadan, Simpang Aneuk Galong Diserbu Pemburu Takjil

BI Aceh Siapkan Rp4 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan–Idulfitri, Layanan Mulai 23 Februari

Kabut asap beracun telah menyelimuti New Delhi sejak festival Diwali atau pada 4 November. Tingkat PM 2,5, atau partikel kecil yang dapat menyumbat paru-paru, di New Delhi jauh lebih tinggi dari ambang batas yang ditentukan WHO.

Campuran berbagai faktor seperti emisi kendaraan, industri, debu, dan pola cuaca menjadikan New Delhi sebagai ibu kota paling tercemar di dunia. Udara menjadi sangat beracun di bulan-bulan musim dingin karena para petani di negara bagian tetangga membakar tunggul tanaman mereka.

Selain itu, penyalaan kembang api selama Diwali juga semakin memperburuk kualitas udara. Kecepatan angin rendah juga berperan karena menjebak polutan di atmosfer yang lebih rendah.

Tahun ini, polusi udara di sana menjadi begitu mengerikan sehingga memicu peringatan keras dari Mahkamah Agung India. Mahkamah Agung India mengarahkan pemerintah negara bagian dan federal untuk mengambil tindakan segera dan darurat untuk mengatasi masalah tersebut.

Setelah itu, sebuah pertemuan diadakan oleh Komisi Delhi untuk Manajemen Kualitas Udara dan langkah-langkah darurat diumumkan. Langkah-langkah lain yang diumumkan seperti larangan masuknya truk di New Delhi dan beberapa negara bagian seperti Uttar Pradesh, Punjab, Haryana, dan Rajasthan hingga 21 November.

Namun, larangan tersebut dikecualikan untuk truk yang membawa komoditas penting. Panel tersebut mengarahkan Delhi dan negara bagian lain untuk “mendorong” WFH 50 persen di semua kantor swasta yang berada di Wilayah Ibu Kota Nasional selama periode tersebut.

Sumber: kompas.com

Tags: festival DiwaliIndiaKabut AsapNew Delhipolusi udara
Previous Post

Musda ke-V, Pemko Sabang harap MPU Terus Aktif Beri Solusi Pemasalahan Umat

Next Post

Menang Mudah Atas Borda FC, RAS Kutatinggi Lolos ke Semifinal

Related Posts

Puluhan Ribu Orang di India Tewas Setiap Tahun Akibat Gigitan Ular

Puluhan Ribu Orang di India Tewas Setiap Tahun Akibat Gigitan Ular

by Ulfah
3 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Gigitan ular menewaskan puluhan ribu orang di India setiap tahunnya. Menurut sebuah studi tahun 2020, pada 2000 dan...

Obat Jadi Petunjuk Asal Mayat Perempuan di Laut Aceh Selatan

Obat Jadi Petunjuk Asal Mayat Perempuan di Laut Aceh Selatan

by Alfath Asmunda
18 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Warga Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, dikagetkan dengan penemuan mayat perempuan di tengah laut diduga warga negara asing...

Vasco da Gama Singgah di Sabang, Wisatawan Keliling Kota Naik Becak

India Dukung Pelabuhan Sabang Terus Dikembangkan

by Ali L
16 Maret 2024
0

MASAKINI.CO - Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, berpendapat Sabang seharusnya menjadi pelabuhan yang maju. Ia mendukung Pelabuhan Sabang...

Next Post
Menang Mudah Atas Borda FC, RAS Kutatinggi Lolos ke Semifinal

Menang Mudah Atas Borda FC, RAS Kutatinggi Lolos ke Semifinal

Lemhannas RI Evaluasi Pendidikan Alumni di UIN Ar-Raniry

Lemhannas RI Evaluasi Pendidikan Alumni di UIN Ar-Raniry

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co