Jumlah Crazy Rich Indonesia Naik 1 Persen Selama Pandemi

Ilustrasi crazy rich atau orang kaya. (foto: liputan6.com)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Jumlah Crazy Rich Indonesia Naik 1 Persen Selama Pandemi

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Ilustrasi crazy rich atau orang kaya. (foto: liputan6.com)

MASAKINI.CO – Jumlah populasi orang terkaya yang masuk kategori Ultra High Net Worth Individuals (UHNWIs) atau kerap dipersepsikan sebagai crazy rich Indonesia tercatat naik satu persen selama pandemi tahun 2021.

Jika pada tahun 2020, UHNWIs Indonesia tercatat sebanyak 1.390 orang, setahun berikutnya terjadi perubahan dengan angka sejumlah 1.403 orang. Kategori UHNWIs adalah mereka yang memiliki kekayaan lebih dari 30 juta dollar AS atau ekuivalen dengan Rp432 miliar.

Menurut Head of Research Knight Frank Asia Pacific Christine Li, jumlah harta kekayaan ini disusun berdasarkan wealth sizing model, yang mencakup aset-aset properti primer (rumah pribadi), dan tangible assets lainnya.

“Berdasarkan Wealth Sizing Model yang disusun oleh Knight Frank, jumlah populasi UHNWIs di Indonesia mengalami sedikit peningkatan yaitu satu persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada 2021,” tutur Christine dilansir dari Kompas.com, Kamis (10/3/2022).

Sementara, jumlah populasi orang kaya atau High Net Worth Individuals (HNWIs) atau individu dengan harta kekayaan mencapai 1 juta dollar AS (Rp14,4 miliar) ke atas justru menurun hingga 5 persen secara tahunan.

Sebelumnya pada 2020, populasi HNWIs sejumlah 86.651 orang. Tahun 2021 turun menjadi 82.012 orang.

Sedangkan untuk wilayah Asia Pasifik, jumlah populasi HNWIs dan UHNWIs tumbuh lebih cepat yaitu masing-masing sebesar 8,8 persen dan 7,5 persen.

Namun demikian, menurut Christine, dalam kurun lima tahun yaitu sejak 2021 hingga 2026, pertumbuhan populasi HNWIs dan UHNWIs di Indonesia diprediksi masih akan sangat positif.

Berdasarkan data Wealth Sizing Model yang disusun oleh Knight Frank, Indonesia diharapkan akan memiliki angka pertumbuhan jumlah populasi HNWIs sebesar 63 persen atau 134.015 orang.

Lalu, sebesar 29 persen untuk jumlah populasi UHNWI atau 1.810 orang dan juga sebesar 38 persen untuk jumlah populasi miliarder.

Secara umum, kalangan paling tajir UHNWIs dan HNWIs terbanyak dunia ada di Amerika Serikat dengan jumlah populasi masing-masing sebesar 210.353 orang dan 24.273.540 orang.

Sementara tempat kedua diduduki China dengan 93.854 UHNWIs dan 9.256.662 HNWIs.

Berturut-turut di peringkat ketiga dan keempat adalah Jepang dengan 31.516 UNHWis dan 3.994.073 HNWIs, dan Perancis dengan 30.724 UHNWIs dan 4.040.555 HNWIs.

Di posisi kelima terbanyak adalah Jerman dengan 28.350 UHNWIs, dan 3.728.350 HNWIs.

Investasi Properti

Masih menurut Wealth Report 2022 Knight Frank, baik UHNWIs maupun HNWIs Indonesia rata-rata mengalokasikan kekayaannya untuk investasi langsung pada properti komersial sebanyak 34 persen.

“Properti komersial yang menjadi sasaran investasi adalah properti sewa, perkantoran, dan lainnya,” kata Christine.

Sementara itu, sebesar 28 persen harta kekayaan mereka dialokasikan untuk investasi pada Dana Investasi Real Estate (DIRE), atau funding lainnya.

Angka tersebut lebih tinggi dari angka rata-rata pada skala regional dan global untuk kedua kategori investasi properti. Rata-rata orang kaya di Asia Pasifik mengalokasikan hartanya sebesar 27 persen untuk investasi langsung dan sebesar 19 persen untuk investasi tak langsung pada sektor properti.

Sementara itu, untuk skala global tercatat sebesar 28 persen dan 21 persen kekayaan dialokasikan masing-masing untuk investasi langsung dan tak langsung pada properti.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist