AMMT Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di 2 Kabupaten di Aceh

Komunitas Aneuk Muda Miruek Taman (AMMT) menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Aceh Utara dan Aceh Timur. (foto: untuk masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

AMMT Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di 2 Kabupaten di Aceh

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Komunitas Aneuk Muda Miruek Taman (AMMT) menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Aceh Utara dan Aceh Timur. (foto: untuk masakini.co)

MASAKINI.CO – Meski berangsur normal, rasa simpati bagi korban banjir di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur terus mengalir. Di Aceh Besar, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Komunitas Aneuk Muda Miruek Taman (AMMT) menyalurkan bantuan berupa uang tunai, pakaian layak pakai dan sembako, pada Minggu (16/1/2022).

“Bantuan yang kami salurkan hari ini merupakan hasil penggalangan di sepanjang ruas jalan desa yang turut melibatkan pemuda,” kata Mahdi MS, Kordinator aksi penggalangan dana, Senin (17/1/2022).

Mahdi yang juga Ketua Pemuda Gampong Miruk Taman itu mengatakan, selain dari aksi turun ke jalan dalam penggalangan dana, bantuan yang disalurkan juga berasal dari Wahana Muda Indonesia dan Yayasan Busra Abdullah.

“Penyaluran dana ini sebagai bentuk kepedulian untuk korban banjir. Semoga apa yang kita salurkan dapat meringankan beban para korban,” katanya.

Menurut Mahdi, bantuan diantar langsung perwakilan AMMT kepada korban banjir di Aceh Timur dan Aceh Utara. Selain warga di Gampong Buket Seuleumak Kecamatan Biren Bayeun, bantuan juga di salurkan kepada Dayah Bustanul Hidayah di Gampong Alue Ie Mirah Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur.

“Jumlahnya mungkin tidak seberapa tapi kami berharap bantuan ini dapat membangun fasilitas pengajian maupun perangkat komputer di dayah yang rusak akibat banjir,” ungkap Mahdi.

Mahdi menyampaikan terima kasih atas partisipasi semua pihak yang telah membantu terlaksanannya kegiatan amal bagi korban banjir di kedua kabupaten tersebut. Dia berharap, pemerintah bisa mengambil langkah-langkah cepat dan tepat agar banjir tidak lagi melanda kabupaten tersebut, khususnya saat musim penghujan.

“Bantuan yang terus mengalir tentu sangat membantu korban, tapi bagaimana mengatasi agar banjir tidak lagi terulang tentu sangat diharapkan warga. Ini tentu menjadi PR yang harus segera di selesaikan pemerintah,” tutupnya.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist