MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Berseteru dengan Polisi saat Meliput, Tangan Jurnalis di Rusia Patah

Masa Kini by Masa Kini
2 Juli 2020
in News
0
Berseteru dengan Polisi saat Meliput, Tangan Jurnalis di Rusia Patah

Ilustrasi | Kampanye anti kekerasan terhadap jurnalis. (sumber foto: internet)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Seorang jurnalis di St. Petersburg, Rusia, dilarikan ke rumah sakit karena tangannya patah pada Selasa (30/6/2020) setelah berseteru dengan polisi di tempat pemungutan suara saat menyelidiki laporan tentang adanya penggelapan suara. 

Insiden itu menjadi topik utama nasional Rusia pada Rabu (1/7/2020), bersamaan dengan hari terakhir pemilihan umum terkait amendemen konstitusional yang memungkinkan presiden Rusia, Vladimir Putin, berkuasa kembali.

RelatedPosts

Dinas Pendidikan Aceh Batalkan Sekolah Daring, Tunggu Aturan Khusus dari Pusat

Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan 7 Ton Lebih Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh  

Diserbu Wisatawan Lokal dan Asing, Museum Tsunami Aceh Catat 13 Ribu Kunjungan Saat Lebaran

Kendati demikian, pihak pejabat negara menyalahkan insiden tersebut pada sang jurnalis.

Jurnalis itu bernama David Frenkel, bekerja di media online Mediazona. Dia datang ke St. Petersburg, ke salah satu tempat pemilu karena dia mendengar adanya penggelapan suara. 

Seorang petugas polisi mematahkan tangannya ketika dia hendak diusir dari tempat pemilu tersebut. Terdapat sebuah video yang merekam insiden tersebut. Video itu kemudian ditayangkan oleh saluran TV Dozhd Independent dan diunggah di media sosial Twitter.

В Петербурге полицейский и наблюдатель напали на корреспондента «Медиазоны» Давида Френкеля и повалили его на пол, пытаясь удалить журналиста с УИК. Он не может двигать рукой, предположительно, она сломана https://t.co/3qRmHHZNyT

— Дождь (@tvrain) June 30, 2020

Jurnalis itu bernama David Frenkel, bekerja di media online Mediazona. Dia datang ke St. Petersburg, ke salah satu tempat pemilu karena dia mendengar adanya penggelapan suara. 

Seorang petugas polisi mematahkan tangannya ketika dia hendak diusir dari tempat pemilu tersebut. 

Terdapat sebuah video yang merekam insiden tersebut. Video itu kemudian ditayangkan oleh saluran TV Dozhd Independent dan diunggah di media sosial Twitter. [AP/Kompas.com]

Tags: berseteru dengan polisijurnalis rusiapemungutan suaratangan patah
Previous Post

Kasus Covid-19 di Aceh Meningkat, IDI: Jangan Anggap Remeh

Next Post

505 Bencana Landa Aceh Selama Januari-Juni 2020

Related Posts

No Content Available
Next Post

505 Bencana Landa Aceh Selama Januari-Juni 2020

Bupati Aceh Besar Minta Tol Sigli-Banda Aceh Digratiskan

SK Menteri PUPR Terbit, Tol Aceh Gratis Selama Sosialisasi

Discussion about this post

CERITA

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026
Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co