DPRA Harap Mendagri Tunjuk Pj Gubernur yang Paham Tentang Aceh

Wakil Ketua DPRA, Safaruddin. (foto: untuk masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

DPRA Harap Mendagri Tunjuk Pj Gubernur yang Paham Tentang Aceh

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Wakil Ketua DPRA, Safaruddin. (foto: untuk masakini.co)

MASAKINI.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) berharap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, menunjuk Penjabat (Pj) Gubernur Aceh nanti yang paham dengan provinsi berjuluk Tanah Serambi Mekkah.

Harapan tersebut disampaikan DPRA lantaran mengingat jabatan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, akan berakhir 5 Juli 2022. Selanjutnya, kepemimpinan Aceh akan dinakhodai Pj Gubernur hingga terpilihnya gubernur definitif hasil Pilkada 2024.

“Soal penetapan Pj Gubernur itu ranahnya Mendagri. Kita (DPRA) berharap sosok yang paham tentang Aceh,” kata Wakil Ketua DPRA, Safaruddin kepada wartawan, Selasa (18/1/2022) kemarin.

Dia menyebut, kondisi Aceh saat ini tidak sedang baik-baik saja. Berbagai persoalan masih menjadi pekerjaan rumah (PR). Di antaranya; pengentasan kemiskinan, pengangguran, pendidikan, dan kesehatan. Ditambah lagi pandemi Covid-19 belum usai.

Safaruddin menuturkan, DPRA berharap sosok Pj Gubernur Aceh ke depan adalah sosok pemimpin yang bisa bersinergi dengan DPRA dalam menyelesaikan berbagai persoalan Aceh.

Hal lebih penting lagi, tutur Safaruddin, Pj Gubernur itu adalah orang yang mendapat mandat khusus dari Presiden untuk menyelesaikan berbagai masalah, termasuk soal kekhususan Aceh.

“Ini penting bagi Aceh. Kita berharap Pj Gubernur adalah sosok yang bisa membangun Aceh dan bisa bergandengan tangan dengan DPRA,” ungkapnya.

Safaruddin menegaskan, membangun Aceh tidak bisa hanya dilakukan sendiri oleh Pemerintah Aceh, namun harus bersama-sama bersinergi dengan DPRA.

“Di masa transisi nanti kita tidak ingin terjadi konflik kepentingan antara DPRA dan Pemerintah Aceh, seperti selama ini,” katanya.

“Aceh hanya butuh perubahan dan kesejahteraan,” pungkasnya. [adv]

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist