MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Maret 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

IDI Aceh: 60 Tenaga Medis Terinfeksi Corona

Masa Kini by Masa Kini
4 Agustus 2020
in Daerah, Headline, News
0
Rapid Test Perdana di Warung Kopi

Ilustrasi: Petugas medis dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) saat rapid test corona di Banda Aceh. [M Aulia]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat bahwa 60 orang tenaga medis di wilayah Provinsi Aceh dilaporkan telah terinfeksi Covid-19.

“Sampai saat ini yang sudah saya catat, hampir 60 orang yang positif tenaga medis perawat maupun dokter. Jumlah itu akan terus bertambah jika pemerintah tidak memperketat sistem penapisan di setiap fasilitas kesehatan,” kata Ketua IDI Aceh Safrizal Rahman di Banda Aceh, Selasa (4/8).

RelatedPosts

Diserbu Wisatawan Lokal dan Asing, Museum Tsunami Aceh Catat 13 Ribu Kunjungan Saat Lebaran

Apel Perdana Usai Lebaran, Sekda Aceh Tekankan Disiplin dan Percepatan Kinerja ASN

10 Cara Agar Kolesterol Tak Naik Setelah “Pesta Kuliner” Saat Lebaran

Dia menyebutkan, selama ini layanan di fasilitas kesehatan terkait COVID-19 dan perlindungan terhadap tenaga medis masih terkesan lemah, sehingga para tenaga medis yang terpapar dan konfirmasi positif makin hari terus bertambah.

Menurut dia, upaya penapisan atau skrining awal di setiap fasilitas kesehatan harus diperketat. Ketika ada pasien masuk maka terdapat prosedur yang jelas dan sejumlah pertanyaan yang disodorkan ke pasien guna melihat seorang pasien itu mengarah ke Covid-19 atau tidak.

“Kalau memang pasien ini mengarah ke Covid-19 maka langsung dipindahkan ke tempat perawatan Covid-19, kalau yang tidak baru boleh masuk ke fasilitas biasa,” ujarnya.

Apabila penapisan tidak ketat, kata Safrizal, maka pasien corona bisa saja diarahkan ke ruang biasa. Sedangkan di fasilitas biasa petugas akan merawat seperti umumnya, sehingga kalau akhirnya ternyata Covid-19 maka para perawat tersebut juga sangat rawan tertular.

“Dan itu terjadi beberapa sekali dan sering sekali bahkan, lolos pasien masuk ke ruang biasa, ternyata belakangan diketahui Covid-19, sehingga siapa saja berkontak dekat dengan pasien ini harus diperiksa semuanya,” katanya.

Lanjut dia, dari 60 tenaga medis tersebut sekitar 25 orang merupakan dokter, termasuk di dalamnya peserta program dokter spesialis (PPDS), dan selebihnya perawat. Umumnya mereka yang terinfeksi itu tanpa bergejala, cuma membutuhkan isolasi mandiri yang diawasi ketat agar tidak menularkan ke orang lain.

“Angka ini fluktuatif ya, akan terus meningkat, karena memang pemeriksaan kita kadang-kadang butuh waktu sedikit lama, mereka diperiksa dan mereka harus diisolasi sementara menunggu hasil swab. Karena kalau mereka bekerja takutnya hasil positif, maka sudah banyak lagi yang harus ditracing,” katanya.

Ada beberapa orang (bergejala) dan satu orang dokter sekarang di respiratory intensive care unit (RICU) harus diberikan alat bantu nafas, sangat memprihatinkan, tapi sebagian besar tanpa gejala, katanya, menambahkan.

 

[ANTARA]

Tags: IDI Acehtenaga medisterinfeksi Covid-19
Previous Post

Santri Korban Kecelakaan di Pidie Meninggal Dunia, Hasil Rapid Reaktif

Next Post

Kucing Penyelundup Narkoba di Sri Lanka Kabur dari Penjara

Related Posts

IDI Aceh Kirim Tenaga Medis ke Turki Bantu Korban Gempa

IDI Aceh Kirim Tenaga Medis ke Turki Bantu Korban Gempa

by Redaksi
15 Februari 2023
0

MASAKINI.CO - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh mengirim enam tenaga medis, baik dokter dan perawat, untuk menjadi relawan membantu penanganan...

Diduga Dipaksa Ikut Vaksin, Masyarakat Mengamuk di Aceh Barat Daya

IDI Aceh Minta Kepolisian Usut Kericuhan Vaksinasi di Abdya

by Redaksi
30 September 2021
0

MASAKINI.CO - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh meminta kepolisian mengusut tuntas peristiwa warga di Aceh Barat Daya (Abdya), yang protes...

Menteri Kesehatan: Vaksinasi di Aceh Berjalan Lambat

Menteri Kesehatan: Vaksinasi di Aceh Berjalan Lambat

by Alfath Asmunda
18 April 2021
0

MASAKINI.CO - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut proses vaksinasi di Aceh terkesan lambat. Budi meminta bantuan Ikatan Dokter Indonesia...

Next Post
Kucing Penyelundup Narkoba di Sri Lanka Kabur dari Penjara

Kucing Penyelundup Narkoba di Sri Lanka Kabur dari Penjara

Satia Bagdja, Mantan Pelatih Timnas Wanita Tutup Usia

Satia Bagdja, Mantan Pelatih Timnas Wanita Tutup Usia

Discussion about this post

CERITA

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026
Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co