Pemko Sabang Terus Bersinergi Dengan BNPP RI

Sekdako Sabang, Zakaria, membuka FGD terkait perkembangan dan capaian pembangunan pusat kegiatan strategis nasional tahun 2022 bersama BNPP. (foto: untuk masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pemko Sabang Terus Bersinergi Dengan BNPP RI

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Sekdako Sabang, Zakaria, membuka FGD terkait perkembangan dan capaian pembangunan pusat kegiatan strategis nasional tahun 2022 bersama BNPP. (foto: untuk masakini.co)

MASAKINI.CO – Wali Kota Sabang melalui Sekretaris Daerah Kota Sabang, Zakaria, membuka Focus Group Discussion (FGD) terkait perkembangan dan capaian pembangunan pusat kegiatan strategis nasional (PKSN) tahun 2022 bersama BNPP RI, yang berlangsung di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Sabang, Rabu (9/3/2022).

“Pemerintah Kota Sabang telah melakukan berbagai langkah strategis dalam rangka pembangunan wilayah perbatasan dengan mengembangkan pembangunan ekonomi masyarakat, pembenahan institusi dan infrastruktur pendukung demi memperkuat struktur ekonomi,” kata Sekdako Sabang, Zakaria.

Dia menyambut baik kedatangan Ketua Tim BNPP RI Deki Sahputra beserta rombongan, dan berharap kedatangan Tim BNPP RI ke Kota Sabang dapat terus bersinergi dengan Pemko Sabang dalam peningkatan perkembangan pembangunan.

“Pemko Sabang mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang besar dari BNPP RI selaku Pemerintah Pusat selama ini dengan terus bersinergi dan mendukung Kota Sabang sebagainsalah satu daerah yang termasuk ke dalam 18 daerah Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN),” ujar Zakaria.

Dia menjelaskan, Kota Sabang merupakan salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Oleh karena itu cukup banyak persoalan yang harus dihadapi. Seperti masalah kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan sebagainya.

Masalah perbatasan, tutur Zakaria, sangat erat kaitannya dengan kesejahteraan rakyat. Sehingga peran dari Pemerintah Pusat sangat diharapkan dalam menjawab permasalahan tersebut.

“Kami selaku pemerintah daerah terus berupaya untuk dapat memperhatikan persoalan tersebut. Yang terpenting adalah seluruh stakeholder terkait bisa bersama-sama dengan masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mengawasi Sabang sebagai salah satu daerah perbatasan,” ujarnya.

Sekda berharap, melalui FGD ini dapat melahirkan sebuah indikator capaian untuk mengukur keberhasilan pembangunan perbatasan negara dan juga dapat menjadi acuan pembangunan Kota Sabang dalam jangka panjang.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist