MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Malik Mahmud Minta Wamenlu Promosikan Aceh ke Luar Negeri

Masa Kini by Masa Kini
3 Mei 2019
in Daerah
0
Malik Mahmud Minta Wamenlu Promosikan Aceh ke Luar Negeri
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA | MASAKINI – Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al-Haytar melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Abdurrahman Mohammad Fachir di ruang kerjanya di Kemenlu, Jl. Taman Pejambon, Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 3 Mei 2019.

Pertemuan Malik Mahmud dengan Wamenlu guna mensosialisasikan dan mempromosikan Aceh keluar negeri. “Aceh adalah daerah potensi investasi, yang juga memiliki destinasi Green Tourism dan Syariah Tourisme,” ujar Malik kepada Wamenlu.

RelatedPosts

68 Mukim di Aceh Besar Diakui sebagai Masyarakat Hukum Adat

Bahasa Aceh Mulai Ditinggalkan Generasi Muda, Bupati Aceh Besar Ingatkan Ancaman Hilangnya Identitas

Aceh Besar Siapkan Payung Hukum Pageu Gampong untuk Cegah Ancaman Sosial

Menurutnya, dengan berbagai fasilitas yang telah dimiliki Aceh seperti pelabuhan laut strategis Malahayati di Aceh Besar, Pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe, Pelabuhan Kuala Langsa di Langsa, dan Pelabuhan Calang di Aceh Jaya, maka sudah suharusnya Aceh mendapatkan promosi besar kepada dunia luar.

Selain itu, sebut Malik Mahmud, Aceh juga memiliki Bandara Internasional seperti Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh, Malikulsaleh di Lhoksumawe, Bandar Udara Rembele di Bener Meriah dan Bandar Udara Cut Nyak Dien di Nagan Raya yang tentunya dapat mendukung keperluan tersebut.

“Untuk kebutuhan itu pula, maka kita meminta kepada Wamenlu agar kiranya di Aceh juga dapat dibuka Foreign Office, atau Kanwil Kemenlu, yang berguna mempermudah para investor dan orang asing untuk mendapatkan informasi yang berhubungan dengan Aceh” ujarnya.

Dengan begitu, lanjutnya, maka perekonomian Aceh dengan sendirinya akan bangkit. Pusat-pusat perekonomian seperti Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) di Sabang, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun di Lhoksumawe, akan benar-benar menjadi pusat perekonomian.

Malik juga menjelaskan bahwa saat ini Aceh telah menjadi daerah percontohan di berbagai negara terkait perdamaian yang telah berlangsung dengan baik, terutama di negara-negara yang saat ini masih dilanda konflik.

“Artinya, perdamaian ini juga dapat dijadikan sebuah destinasi wisata baru di Aceh, dengan mengundang negara-negara berkonflik tersebut untuk melakukan dialog di sini,” ujar Malik.

Menanggapi hal tersebut, Wamenlu Abdurrahman Mohammad Fachir mengatakan, untuk mencapai tujuan tersebut tentunya Aceh harus sudah siap sumber daya manusianya, terutama yang berhubungan langsung dengan pariwisata, investasi dan kerjasama bisnis dengan investor atau pembisnis asing.

“Karena itu, Pemerintah Aceh sebaiknya mengirimkan putra-putri terbaik mereka antara 8 hingga 10 orang untuk kemudian mendapatkan sejenis diklat di Kemenlu. Sebab, nantinya orang-orang inilah yang kemudian menemani para investor luar negeri,” ujar Abdurrahman.

Diklat tersebut, lanjut Wamenlu akan berlangsung selama tiga bulan. Nantinya, putra-putri Aceh akan ditempatkan di berbagai dinas terutama yang berhubungan dengan pariwisata. Adapun tujuannya untuk memberikan pengetahuan kepada mereka terkait pariwisata di Aceh. []

Previous Post

Indrapuri dan Kuta Malaka Jadi Lokasi Percontohan Penanaman Padi IP 300

Next Post

Tujuh Rumah Rusak Dihantam Puting Beliung

Related Posts

Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Masuk Pembicaraan Tingkat II

by Ahlul Fikar
7 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan untuk dilanjutkan ke Pembicaraan Tingkat II sebelum pengambilan keputusan dalam...

68 Mukim di Aceh Besar Diakui sebagai Masyarakat Hukum Adat

by Redaksi
7 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 68 mukim di Kabupaten Aceh Besar telah diakui sebagai kesatuan masyarakat hukum adat. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar...

Aceh Diminta Berhenti Jual Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Baru Ekonomi

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mendorong perubahan pola pembangunan ekonomi dari penjualan komoditas mentah menuju hilirisasi dan industrialisasi. Langkah ini dinilai...

Next Post
Tujuh Rumah Rusak Dihantam Puting Beliung

Tujuh Rumah Rusak Dihantam Puting Beliung

Penumpang Pesawat di Aceh Turun Drastis

Penumpang Pesawat di Aceh Turun Drastis

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co