MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Hingga Tengah Tahun, 73 Kapal Layar Singgah di Sabang

Masa Kini by Masa Kini
22 Juni 2019
in Daerah
0
Hingga Tengah Tahun, 73 Kapal Layar Singgah di Sabang

DCIM100MEDIADJI_0058.JPG

Share on FacebookShare on Twitter

SABANG | MASAKINI – Hingga pertengahan tahun 2019, Kantor Imigrasi Kelas II Sabang melaporkan bahwa 73 kapal layar (yacht) dari berbagai negara dari Asia, Eropa hingga Afrika berkunjung ke Sabang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sabang, Anton Helistiawan, mengatakan kapal layar tersebut di antaranya berasal dari Malaysia, Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Australia, Belgia, Inggris, Kanada, Jerman, Belanda, hingga Selandia Baru dan mereka melakukan aktivitas wisata bahari hingga sepekan.

RelatedPosts

Aceh Besar Sinkronkan Usulan Listrik Pedesaan agar Tepat Sasaran

DPRK Minta Kurikulum Diniyah Banda Aceh Diterapkan Nyata di Sekolah

Banda Aceh Siapkan Bantuan Modal Usaha untuk 600 Mustahik

“Jumlah penumpang kapal layar tersebut seluruhnya 184 orang,” kata Anton.

Secara grafik kunjungan kapal layar ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSNP) terus meningkat dan pada tahun 2018 sebanyak 95 kapal, pada 2017 jumlahnya 84 kapal.

Badan Pengusahaan Perdagangan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) sebelumnya menargetkan pada tahun 2019 daerah tersebut disambangi sebanyak 150 kapal layar.

“Kita patut bersyukur dalam empat tahun terakhir kunjungan kapal-kapal pesiar (cruise) dunia dan kapal layar (yacth) ke Sabang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya,” kata Plt Kepala BPKS, Razuardi.

Untuk meningkatkan kunjungan komunitas kapal layar, BPKS bersama pihak terkait menggagas, rute rally yachties Sabang – Phuket, dan Langkawi. “Kita optimis jika kunjungan wisatawan meningkat maka, pendapatan masyarakat terutama pelaku usaha industri pariwisata di jasa tour guide, jasa transportasi, kuliner dan heritage,” kata Razuard.

Wisatawan domestik maupun internasional ketika berlibur ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) kerap kali melakukan aktifitas wisata penyelaman (snorkling) di kawasan Pulau Rubiah serta menyelam (diving) di kedalaman 15 hingga 60 meter.

Ada pun lokasi penyelaman terbaik di Pulau Weh meliputi, bangkai kapal Jerman (Sophie Rickmers), Batee Dua Gapang, Batee Meuroron, Batee Meuduro, Batee Tokong, Batee Gla, Rubiah Utara, Rubiah Seagarden, Pante Peunateung, Pante Seuke, Pante Ideu, Long Angen atau Pantee Gua, Limbo Gapang, Arus Balee, Seulako Drift, Sumur Tiga, Anoi Itam, Wreck Tugboat, Pulau Rondo, dan mobil karang.

Lokasi wisata bahari tersebut sudah diselami oleh penyelam dari belahan dunia dan hampir saban hari wisatawan asing mudah ditemukan seperti di Pantai Iboih, Gapang, dan Pantai Sumur Tiga. [m2/Antara]

Tags: SabangWisata Sabang
Previous Post

Ikut Aceh, MUI Pertimbangkan Fatwa Haram Gim PUBG

Next Post

Persiraja Gagal Curi Poin Laga Perdana

Related Posts

Pulau Weh Jadi Laboratorium Lapangan Peneliti Asia, Bahas Teknologi Laut Hadapi Perubahan Iklim

by Ahmad Mufti
9 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pulau Weh, Kota Sabang, menjadi ruang belajar bagi peneliti, akademisi, dan peserta dari sejumlah negara Asia dalam Program...

Benteng Batera A Mateo Disiapkan Jadi Ikon Wisata Baru Sabang

by Redaksi
22 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Sabang mulai mendorong pengembangan kawasan Benteng Batera A Mateo di Gampong Cot Ba’u sebagai destinasi wisata...

Cokbang Sabang Jadi Bukti Hilirisasi Kakao Aceh Mulai Berkembang

by Redaksi
11 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Produk coklat lokal Cokbang mulai mencuri perhatian sebagai ikon baru oleh-oleh khas Sabang. Kehadiran usaha berbasis kakao lokal...

Next Post

Persiraja Gagal Curi Poin Laga Perdana

Pawai Budaya JKPI, Banda Aceh Tampilkan Rapai Geleng

Pawai Budaya JKPI, Banda Aceh Tampilkan Rapai Geleng

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co