MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Mei 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Nezar Patria: Ekonomi Aceh Harus Dibangun dengan Semangat Entrepreneurship

Masa Kini by Masa Kini
4 Juli 2019
in Daerah
0
Nezar Patria: Ekonomi Aceh Harus Dibangun dengan Semangat Entrepreneurship
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI. CO – Wartawan senior asal Aceh, Nezar Patria, menyebutkan perekonomian Aceh haruslah dibangun dengan semangat entrepreneurship yang tinggi, dengan memanfaatkan potensi komoditi, terutama pertanian dan perkebunan serta perikanan.

“Aceh harus memanfaatkan posisinya yang strategis di Selat Malaka, pintu gerbang Indonesia untuk urusan ekspor impor komoditi itu,” kata Nezar dalam rilis yang dikirimkan Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Kamis 4/07 tadi.

RelatedPosts

MIN 27 Aceh Besar Sabet 11 Penghargaan Nasional di Festival Literasi 2026

Bupati Aceh Besar Minta Camat Aktif Tangani Persoalan Warga

Illiza Ajak Konten Kreator Jadi Ujung Tombak Syiar Islam di Ruang Digital

Apa yang Nezar sampaikan merupakan hasil dari Dialog Pembangunan Ekonomi Aceh Hebat dalam Forum Silaturahmi Aceh Meusapat yang berlangsung di Jakarta, 30/06 kemarin. Rekomendasi itu lahir dari dialog lintas-institusi seperti pengusaha, anggota DPR RI, Ketua Partai, hingga Wali Nanggroe.

Dialog itu sendiri menghasilkan 7 rekomendasi, di antaranya adalah kesiapan pemerintah Aceh dalam menyiapkan instrumen dan kebijakan strategis untuk optimalisasi pembangunan ekonomi Aceh melalui sektor prioritas. Sektor tersebut itu adalah pertanian/perkebunan, perdagangan, perikanan dan pariwasta sebagai upaya menunjang dan memacu akselerasi 15 program unggulan Pemerintah Aceh.

Bank-bank yang beroperasi di Aceh juga diminta untuk mengalokasikan pembiayaan maksimal pada sektor-sektor ekonomi prioritas yakni pertanian/perkebunan, perdagangan, perikanan dan pariwisata Aceh. Bank Aceh sebagai bank miliknya pemerintah Aceh bahkan diminta membuka kantor kas di Jakarta, sehingga diaspora Aceh di ibu kota bisa membuka rekening dan bertransaksi di Bank Aceh.

Nezar mengatakan, untuk menjalankan poin-poin rekomendasi tersebut, Pemerintah Aceh perlu menciptakan jejaring bisnis dengan perspektif outward looking, yakni memperkaya pemahaman pemerintah terhadap persoalan internal, atau melakukan perubahan internal ke arah lebih baik.

Begitu pula terkait pernyataan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang mengatakan bahwa saat ini di Aceh investasi loyo dan kemiskinan meningkat. Nezar berharap masalah tersebut harus segera dicarikan solusinya. Sebagaimana diketahui, hingga saat ini perekonomian Aceh digerakkan oleh konsumtif poeple, bukan pada sektor produktif.

“Artinya, harus pula dibangun kekuatan dagang yang berkelanjutan dan Pemerintah Aceh harus menggandeng berbagai praktisi untuk mencari solusinya sesegera mungkin,” kata Nezar.

Nezar juga menekankan agar Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Aceh yang baru, Makmur Budiman dapat menjadi motor dan motivator dalam pembangunan ekonomi Aceh. Diketahui, selama ini KADIN Aceh sebagai salah satu poros ekonomi yang diharapkan mampu menggerakan usaha-usaha di Aceh belum mampu bekerja secara maksimal.

“Kadin Aceh harus menjadi penggerak untuk menciptakan pebisnis-pebisnis muda, dan motivator untuk inovasi-inovasi bisnis. Ada banyak komoditi yang bisa digarap dari hulu ke hilir dari sektor industri pertanian dan juga perikanan,” ujarnya.

Terkait ekonomi kreatif, Nezar juga meminta pemerintah untuk membangkitkan sektor tersebut. Perlu juga dipikirkan membangun ekonomi dari desa, dengan memanfaatkan dana milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang dipadukan dengan jaringan teknologi.

“Kita bisa belajar dari China dan India bagaimana mereka mampu mengembangkan UKM dengan bantuan teknologi. Dengan internet via media sosial dan paltform e-commerce, mereka bisa memasarkan produk rumah tangga di pelosok China ke seluruh dunia,” kata Nezar. []

Tags: Nezar PatriaWartawan Aceh
Previous Post

Kejati Aceh Periksa Direktur Utama Perinus

Next Post

Terindikasi Korupsi, KJA Sabang Disita Kejati Aceh

Related Posts

Suplai Listrik Jadi Kendala Utama Pemulihan Telekomunikasi di Aceh

by Ahlul Fikar
5 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, menegaskan bahwa pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh pascabencana hidrometeorologi masih...

Gerilya Illiza untuk Hidupkan Lagi Banda Aceh Academy

Gerilya Illiza untuk Hidupkan Lagi Banda Aceh Academy

by Alfath Asmunda
19 Maret 2025
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal tengah gencar bergerilya untuk menghidupkan lagi Banda Aceh Academy (BAA). Ia...

Illiza dan Wamenkominfo Bahas Banda Aceh Academy

by Riska Zulfira
13 Desember 2024
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Banda Aceh terpilih, Illiza Sa’aduddin Djamal terus berupaya membentuk program untuk mempersiapkan Banda Aceh sebagai kota...

Next Post
Kejati Aceh Sita Barang Bukti KJA Sabang Rp36 Miliar

Terindikasi Korupsi, KJA Sabang Disita Kejati Aceh

Pendaftaran CPNS Bakal Kembali Dibuka, Catat Jadwalnya

Pendaftaran CPNS Bakal Kembali Dibuka, Catat Jadwalnya

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co