MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

InWCCA Bahas Penanggulangan Luka Akibat Bencana di Aceh

Masa Kini by Masa Kini
9 November 2019
in Daerah, News
0
InWCCA Bahas Penanggulangan Luka Akibat Bencana di Aceh
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Indonesia Wound Care Clinician Association (InWCCA) atau asosiasi perawatan luka Indonesia menggelar pertemuan ilmiah internasional di Hotel Hermes Palace, Kota Banda Aceh, Jumat (8/11).

Presiden InWCCA, Ns. Edy Mulyadi. M. Kep., menyebutkan, pertemuan ilmiah tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan pihaknya setiap dua tahun sekali. Ini merupakan kali keempat pelaksanaannya.

RelatedPosts

Akses Terputus, Warga Gayo Setie Bangkit di Tengah Keterbatasan Pascabencana

Sampel MBG Simpang Mamplam Diuji BBPOM Aceh, Hasil Keluar 4–5 Hari

Sempat Turun, Harga Emas Banda Aceh Kembali Naik di Akhir Februari

“Karena salah satu daerah paling rentan terjadi bencana adalah Aceh jadi tepat kita adakan di Aceh,” kata Edy.

Dalam pertemuan tersebut melibatkan perawat klinis, akademisi, bidan, dan juga dokter dari seluruh Indonesia. Mereka diajari cara menanggulangi luka saat bencana.

“Kita kan ada perwakilan disetiap daerah, sehingga ketika terjadinya bencana, mereka akan menjadi juru utama untuk membantu masyarakat di daerah bencana itu,” ujarnya.

“Teman-teman perawat bisa terpapar dengan ilmu-ilmu bagaimana penanggulangan luka pada bencana, sehingga pada saat nanti terjadi bencana, kita punya perwakilan setiap daerah dan mereka nanti jadi juru utama untuk membantu masyarakat daerah yang bencana itu,” lanjut Edy.

Ia menyebutkan, saat ini timnya di seluruh Indonesia sudah mencapai 17.000 tenaga medis yang siap menangani korban luka akibat bencana.

“Kalau untuk Aceh kita sudah memiliki 752 perawat klinis,” ungkapnya.

Sementara, Direktur RSUZA Banda Aceh, Azharuddin menjelaskan, dipilihnya Aceh sebagai lokasi pertemuan ilmiah merupakan hal yang tepat. Sebab, provinsi paling ujung barat Sumatera itu menjadi daerah yang sering dilanda bencana.

“Kalau kita bilang, kita tidak pernah jauh-jauh dari bencana, yang bisa kita lakukan adalah kesiapsiagaan, apa yang dilakukan hari ini adalah langkah nyata, apabila korban-korban bencana di sudut apapun di Indonesia, khususnya Aceh siap SDM-SDM untuk melakukan penanganan luka,” kata Azharuddin.

Disebutkannya, di era sekarang ini teknologi semakin canggih. Demikian juga dengan sumber daya manusia yang dimiliki, cukup banyak dokter-dokter di Indonesia yang ahli bagian luka.

Ia berharap, hal tersebut bisa menurunkan angka amputasi yang dialami oleh pasien luka yang diakibatkan oleh berbagai hal seperti bencana, penyakit dan lain sebagainya.

“Dengan perawatan luka yang bagus, mungkin tidak memerlukan amputasi, jadi kalau dulu luka kencing manis di kaki, mungkin kakinya dipotong, berbeda dengan sekarang, bisa dirawat dengan hati-hati dan teliti, sehingga angka-angka amputasi bisa menurun,” katanya.[]

Tags: acehBencana AcehInWCCA
Previous Post

Status Kuda Hitam, Justru Menguntungkan Persiraja

Next Post

Babak Pertama: Persiraja Sementara Ungguli Mitra Kukar

Related Posts

Bantuan Biaya Hidup Belum Diterima, Mahasiswa Aceh Korban Bencana Sumatra Lapor Ombudsman

Bantuan Biaya Hidup Belum Diterima, Mahasiswa Aceh Korban Bencana Sumatra Lapor Ombudsman

by Ulfah
21 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Ombudsman RI Perwakilan Aceh menerima laporan dugaan permasalahan dalam penyaluran Bantuan Biaya Hidup (BBH) bagi mahasiswa yang terdampak...

Pemerintah Salurkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak ke 23 Kabupaten/Kota di Aceh

by Ulfah
13 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah menyerahkan bantuan stimulan bagi rumah rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS) akibat bencana banjir dan longsor...

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Next Post
Babak Pertama: Persiraja Sementara Ungguli Mitra Kukar

Babak Pertama: Persiraja Sementara Ungguli Mitra Kukar

Perempat Final Liga 2, Persiraja Pimpin Klasemen Grup A

Perempat Final Liga 2, Persiraja Pimpin Klasemen Grup A

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co