MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Kasus Covid-19 di Aceh Meningkat, IDI: Jangan Anggap Remeh

Masa Kini by Masa Kini
2 Juli 2020
in Headline, News
0
Rapid Test Perdana di Warung Kopi

Ilustrasi: Petugas mencatat identitas pengunjung warung kopi yang jalani rapid test corona. [M Aulia]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Jumlah pasien positif Covid-19 di Aceh kembali menunjukkan tren peningkatan. Beberapa kali mencatat nihil kasus, belakangan ini kasus terkonfirmasi positif telah mencapai 86 orang per tanggal 2 Juli 2020.

Kendati relatif kecil dibandingkan daerah-daerah lain yang terpapar, peningkatan dalam beberapa hari ini patut diwaspadai. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh mengingatkan, tren ini tidak boleh dianggap remeh.

RelatedPosts

Kecelakaan di Tol Sigli–Banda Aceh, 1 Tewas dan 2 Luka-Luka

Pesawat Simulasi dan Gedung A2 Asrama Haji Aceh Diresmikan, Wagub Soroti Harga Tiket

Keutamaan Salat Tarawih Berjamaah di Bulan Ramadan

“Eskalasi (penularan Covid-19) di Aceh awalnya sangat rendah, tapi belakangan menjadi 86 kasus dalam tiga minggu terakhir. Saya menyesalkan adanya kekurangwaspadaan itu dan kita buktikan ledakan terjadi dan ini sangat mungkin bisa terus,” kata Ketua IDI Aceh, Safrizal Rahman dalam Webinar Leader Talk iNews bertajuk “Jurus Aceh Terhindar dari Covid-19,” Kamis (2/7).

Safrizal mengingatkan, dalam masa dua bulan ketika Aceh sangat landai semestinya menjadi persiapan yang baik untuk mengantisipasi. Namun, ketika perkembangan Covid-9 di Aceh landai, masyarakat seakan lupa.

Terlebih ketika semua daerah banyak menuju fase tatanan kehidupan baru atau new normal, Safrizal melihat, masyarakat Aceh cenderung tidak lagi mengetatkan protokol kesehatan.

Dia juga mengkritisi tes terkait Covid-19 di Aceh yang terbilang sangat rendah. Padahal, tes ini dapat menjadi salah satu alat ukur untuk mendeteksi seberapa banyak sesungguhnya kasus terkonformasi positif.

“Kalau kita bandingkan misalnya dengan Sumatera Barat yang telah mencapai 7.000 per 1 juta penduduk, Aceh ini baru 3.000. Ini yang saya kritisi karena masih sangat kurang,” ucap Safrizal.

Dia mengingatkan, kunci dalam mendeteksi dan mengendalikan virus corona yakni 3 T yaitu test, tracing, dan treatment. Pada daerah-daerah yang jauh dari fasilitas kesehatan, sebisanya dapat dilakukan rapid test. Namun sebenarnya akan lebih baik dimasifkan Real Time PCR.

“Kalau saya ibaratkan harimau, orang positif ini harimau yang sudah di kandang, aman dia. Nah yang bahaya itu bagaimana harimau yang di luar kandang, itu bisa menerkam dan mencari mangsa-mangsa baru,” sebutnya. [Inews.id]

Tags: IDI AcehKasus Covid-19peningkatan kasus
Previous Post

Jokowi Instruksikan Polri Lakukan 7 Hal Ini, Salah Satunya Soal Keadilan

Next Post

Berseteru dengan Polisi saat Meliput, Tangan Jurnalis di Rusia Patah

Related Posts

IDI Aceh Kirim Tenaga Medis ke Turki Bantu Korban Gempa

IDI Aceh Kirim Tenaga Medis ke Turki Bantu Korban Gempa

by Redaksi
15 Februari 2023
0

MASAKINI.CO - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh mengirim enam tenaga medis, baik dokter dan perawat, untuk menjadi relawan membantu penanganan...

Diduga Dipaksa Ikut Vaksin, Masyarakat Mengamuk di Aceh Barat Daya

IDI Aceh Minta Kepolisian Usut Kericuhan Vaksinasi di Abdya

by Redaksi
30 September 2021
0

MASAKINI.CO - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh meminta kepolisian mengusut tuntas peristiwa warga di Aceh Barat Daya (Abdya), yang protes...

Corana di Aceh Melonjak, Aceh Tamiang Zona Merah

Corona Meloncak di Indonesia, Jepang Evakuasi Warganya

by Redaksi
15 Juli 2021
0

MASAKINI.CO - Lonjakan kasus virus corona di Indonesia membuat Pemerintah Jepang turun tangan. Jepang memfasilitasi evakuasi warganya di Indonesia yang...

Next Post
Berseteru dengan Polisi saat Meliput, Tangan Jurnalis di Rusia Patah

Berseteru dengan Polisi saat Meliput, Tangan Jurnalis di Rusia Patah

505 Bencana Landa Aceh Selama Januari-Juni 2020

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co